Warga Mempertanyakan Perihal Seringnya Pemadaman Listrik

BatangHari493 Dilihat

Lesaone.id Batanghari – Tenaga Listrik merupakan salah satu sumber daya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, selain dari minyak dan gas bumi. Dan tidak ada lagi sumber energi listrik yang bisa didapat oleh masyarakat kecuali dari Perusahan Listrik Negara (PLN). Dari masyarakat kalangan bawah maupun atas sangat membutuhkan listrik. Salah satunya untuk industri kecil rumahan atau UMKM yang bergerak dibidang produksi kue tradisional ataupun makanan sangat bergantung dengan listrik. Namun pemadaman listrik sudah sangat sering terjadi di wilayah Kecamatan Muara Tembesi, yang bersumber dari PT. PLN (Persero) wilayah cabang jambi Kantor Jaga Muara Tembesi Ranting Muara Bulian (03-12-2020).

Salah satu ibu rumah tangga berinisial A yang tinggal di Muara Tembesi, berprofesi sebagai industri rumahan dalam produksi kue, menyampaikan dimedia sosial melalui Facebook “La mati lagi lampu ni. Gawean belum sudah la main matiin be.” Saat dikonfirmasi awak media melalui messenger bahwa memang benar pemadaman tersebut sering terjadi. subuh tadi mati, hidup bentar mati lagi.

Ditambah lagi dengan warga desa Rambutan masam melalui akun Facebooknya yang berinisial Y mengatakan “Tolong pihak PLN dbage tau kami masyarakat awam ko, PO hal lampu nak mati trus?biar kami masyarakat ko tau apo sebab e… #biar kami masyarakat tidak menduga-duga.

Terpantau bahwa pemadaman listrik sudah sering terjadi sebelum tanggal 25/11/2020 dan pada tanggal ini pemadaman listrik terjadi pada pukul 20.32 WIB hingga pukul 21.52 WIB. Tanggal 27/11/2020 pukul 18.04 WIB hingga 18.41 WIB, tanggal 28/11/2020 pukul 17.17 WIB hingga 17.55 WIB, tanggal 02/12/2020 terjadi pemadaman lagi dari pagi hingga sore. Dan pada tanggal 03/12/2020 terjadi lagi pemadaman sekira pukul 18.00 WIB hingga 18.32 WIB. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemadaman listrik hampir setiap hari terjadi di wilayah area gardu posyantek kajaga Muara Tembesi.

Sangat besar dampak yang terjadi pasalnya dalam proses pembuatan makanan apabila listrik padam maka pembuatan bahan dilakukan secara manual, terlebih lagi banyak bahan yang harus disediakan. Apalagi mengejar waktu pemesanan, karena kalau semua dilakukan secara manual maka proses pembuatannya dan konsumen bisa kecewa.

Saat ingin konfirmasi ke manager PLN Muara Bulian beliau tidak ada ditempat, dan begitu juga saat meminta penjelasan kepada teknisinya juga tidak ada di tempat. Saat ingin meminta nomor hp yang bersangkutan kepada Dedi selaku satpam disana, Dedi tidak bersedia memberinya dan mengatakan “datang aj kekantor siapo tau besok dio ado”. Katanya melalui via WhatsApp.

Reporter. : Randy

Komentar