Ketua KS Bara Provinsi Jambi Angkat Bicara,Tudinggan Penangkapan Polisi, Sebelum Berdemo,Sampaikan Aksi Damai

Lensaone.id-Jambi-Menangapin surat yang beredar di media sosial atas laporan dari Kepala biro umum Setda provinsi jambi dugaan perusakan barang inventaris kantor Gubernur jambi ketua KS Bara provinsi jambi tursiman angkat bicara pada hari,Selasa 23 Januari 2024.

Ketua KS Bara Provinsi jambi Tursiman mengatakan Mengenai surat laporan itu memang benar tapi disini saya pertegas bukan tangung jawab KS Bara Provinsi jambi, Kita sebelum demo kita sudah sampai pada sopir batu bara demo kita demo damai apa bila yang mau ikut lakukan unjuk rasa damai dan tertib.

Yang terjadi kerusakan Di kantor gubernur jambi itu sponitas para pedemo mereka melakukan tanpa disuruh kita disini sangat menyangkan  juga terjadi pemecaha kacah kantor gubernur jambi ,kita sudah berulang kali sampaikan yang mau ikut demo, lakukan demo damai ujar ketua KS Bara jambi Tursiman.

Kemudian kata informasi yang beredar ada penangkapan polisi itu pun tidak benar sejauh ini kita masih dihalaman diakantor gubernur jambi.

para sopir batu bara ini sepakat bahwa aksi ini akan terus berlanjut sampai tuntutan mereka diakomodir. “Tuntutan kami hanya dua. Yaitu minta dibuka atau ditutup untuk seluruh tambang,” kata Tursiman.

Menurut Tursiman, penutupan pengangkutan batu bara ini memberikan dampak yang sangat dirasakan para pengemudi. “Sopir ini kan sudah banyak yang terlanjur kredit mobil dan memang mengandalkan disitu. Otomatis rezeki macet karena ditutup. Untuk makan saja susah. Masih banyak yang tinggal di rumah kontrakan,” kata keluhan sopir

Kebijakan yang diambil Pemprov Jambi melarang angkutan batu bara melewati jalan nasional terlambat. Sebab, kegiatan usaha ini sudah sangat besar.Batu bara ini sudah terlalu besar dan sudah ribuan yang terdampak. Mulai dari pedagan kaki lima itu mersakan semua kalau mau tutup,Tutup semua nya jagan pilih kasih pungkas tursiman.

Ditempat terpisah Gubernur Jambi alharis juga kembali menegaskan bahwa pemerintah akan tetap mendukung para sopir untuk bernegosiasi dengan perusahaan untuk mendapatkan kesepakatan yang layak bagi para sopir.

“Pengusaha batubara dan sopir berembuk berapa ongkos yang mereka mau dari mulut tambang sampai ke hauling yang sudah ada itu, ada PT. Tenam, PT. PUS ada PT. Nan Riang, ada tiga atau empat lah pelabuhan itu disiapkan.

“Nah, Ini yang kita minta mereka diskusi, silahkan diskusikan dengan para sopir, kalau memang toh kurang masuk harganya kami akan kita membantu dengan memanggil para pengusaha, agar berapa sih harga ideal yang layak bagi mereka.

(Reporter Meric)

Komentar