‎Dugaan Lonjakan Tagihan Listrik PLN bisa Akibatkan semut, tanah dan hujan, Warga bingung

LENSAONE.ID – Jambi – Lonjakan tagihan listrik yang dialami sejumlah pelanggan kembali menjadi sorotan. Salah satu faktor yang diduga menyebabkan kenaikan biaya listrik secara signifikan adalah beban semu, yakni konsumsi daya listrik yang tetap berjalan meskipun peralatan elektronik tidak digunakan secara aktif.

‎Beban semu umumnya berasal dari perangkat listrik yang dibiarkan terhubung ke sumber listrik dalam kondisi siaga atau standby, seperti televisi, dispenser, kulkas hingga peralatan elektronik lainnya. Meski terlihat mati, perangkat tersebut tetap menyerap daya dan tercatat pada kWh meter pelanggan.

‎Namun saat awak media meminta konfirmasi ternyata ada penyebab lain lonjakan kWh yang jauh lebih signifikan menurut penjelasan dari menajer pln bapak iswandi yaitu semut, tanah dan serta kondisi hujan, lugasnya

‎Menurut data pln lonjakan terjadi hanya di 2 bulan saja pada pemakain bulan 9 ke 10 dan 10 ke 11 hingga 1372 kWh dengan nominal komulatif RP 1.975.680 pada saat dilakukan pemasangan kWh pembanding berdampingan kWh pelanggan tidak mencatat kebocoran beban pada pemakaian listrik.

‎Anomali ini sangat membuat bingung pelanggan, Kondisi ini kerap tidak disadari oleh masyarakat, sehingga tagihan listrik bulanan melonjak tanpa perubahan pola penggunaan yang jelas. Terlebih pada pelanggan dengan daya listrik rendah, akumulasi beban semu dapat memberikan dampak signifikan terhadap total pemakaian energi.

‎Ironisnya tidak ada sosialisasi tentang ini dari pihak PLN secara rinci kepada masyarakat sebagai edukasi, agar pelanggan/konsumen tidak merasa dirugikan seperti halnya yang di atur dalam UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), dan regulasi turunan Perpres No. 49 Tahun 2024, sehingga tidak membuat pelanggan shock.

‎Masyarakat berharap pihak PLN melakukan pengecekan terhadap kWh meter pelanggan yang mengalami lonjakan tagihan tidak wajar. Transparansi dan edukasi dinilai penting agar pelanggan dapat memahami penyebab kenaikan tagihan dan mengambil langkah pencegahan.

‎Sementara itu, pelanggan diimbau untuk lebih bijak dalam penggunaan listrik dengan mencabut peralatan elektronik saat tidak digunakan serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman dan sesuai standar.

(Reporter: Meric)