LENSAONE.ID – BUNGO – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Dusun Buat, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.
Api yang berkobar pada dini hari tersebut dengan cepat membesar dan melahap sejumlah bangunan milik warga. Sedikitnya sembilan rumah dan satu toko dilaporkan habis terbakar. Selain itu, empat rumah lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan setelah warga bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar) berjibaku melakukan upaya pemadaman. Setelah api berhasil dikuasai, lokasi kejadian menyisakan puing-puing bangunan yang hangus terbakar.
Camat Bathin III Ulu, Doni Masudi, S.Sos., saat dikonfirmasi Media Online Lensaone.id membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.
Dalam laporan sementara yang disampaikannya, Doni menyebutkan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dan api telah berhasil dipadamkan dengan bantuan petugas Damkar serta masyarakat setempat.
“Telah terjadi bencana kebakaran sekitar jam 02.30 WIB di Dusun Buat, Kecamatan Bathin III Ulu. Kondisi dan situasi sekarang api sudah dapat dipadamkan, dibantu oleh pihak Damkar dan seluruh masyarakat,” demikian keterangan Doni.
Berdasarkan data sementara yang diterima, terdapat sembilan rumah yang terbakar habis dan satu toko juga mengalami hal serupa. Sementara empat rumah lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, seorang warga bernama Baihaki mengalami luka bakar dan saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Baihaki mendapat pertolongan dari masyarakat sekitar sebelum dibawa ke RSUD H. Hanafie Muara Bungo untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Begitu pula dengan total kerugian materi akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Besarnya kobaran api yang terjadi pada dini hari membuat api dengan cepat merambat ke sejumlah bangunan di sekitar lokasi. Kondisi musim kemarau juga diduga dapat mempercepat proses rambatan api, namun hal tersebut belum dapat disebut sebagai penyebab kebakaran sebelum adanya keterangan resmi dari pihak berwenang.
Pihak terkait hingga kini masih melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak serta kerugian yang ditimbulkan akibat musibah tersebut.
Media Online Lensaone.id akan terus memantau perkembangan peristiwa ini dan berupaya memperoleh informasi lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran maupun total kerugian yang dialami warga.
(Penulis: Hendri)













