GMBK Akan Gelar Aksi di Kejari Batang Hari, Desak Penuntasan Kasus Dugaan Korupsi Pupuk Subsidi

LENSAONE.ID – BATANG HARI – Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Buru Koruptor (GMBK) berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Batang Hari pada Rabu, 1 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIB.

 

 

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan kepada Kejari Batang Hari agar segera menuntaskan penanganan kasus dugaan korupsi pupuk subsidi yang dinilai belum menunjukkan perkembangan yang jelas.

 

Rencana aksi tersebut telah diberitahukan secara resmi kepada Kapolres Batang Hari dan Kasat Intelkam melalui surat pemberitahuan tertanggal 24 Juni 2026. Dalam surat tersebut disebutkan sekitar 50 peserta akan mengikuti aksi.

 

Dalam tuntutannya, massa aksi meminta Kejari Batang Hari untuk segera menetapkan tersangka baru apabila telah memenuhi alat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum. Selain itu, mereka juga mendesak agar seluruh pihak yang diduga mengetahui atau terlibat dalam perkara tersebut dipanggil dan diperiksa guna mengungkap kasus secara menyeluruh.

 

Massa juga meminta agar apabila Kejari Batang Hari menilai tidak dapat melanjutkan penanganan perkara, proses tersebut dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku sehingga tidak menimbulkan ketidakpastian.

 

Koordinator lapangan aksi, Azwar Amir Hamzah dan Randy Pratama, menyatakan bahwa unjuk rasa tersebut merupakan bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap proses penegakan hukum.

 

“Jangan biarkan kasus ini menjadi tidak jelas penyelesaiannya. Masyarakat ingin mengetahui bagaimana perkembangan penanganan kasus pupuk subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi para petani,” ujar keduanya.

 

 

Menurut GMBK, kasus dugaan korupsi pupuk subsidi telah lama menjadi perhatian masyarakat. Mereka berharap proses penegakan hukum dilakukan secara transparan dan profesional sehingga dapat memberikan kepastian hukum serta menjaga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Hingga berita ini ditulis, pihak Kejaksaan Negeri Batang Hari belum memberikan keterangan resmi terkait rencana aksi maupun perkembangan penanganan perkara tersebut. Lensaone.id akan terus berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.

 

(Kabiro Lensaone.id: Rey)