LENSAONE.ID – JAMBI – Program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jambi mulai menunjukkan antusiasme masyarakat. Sejak diberlakukan pada 18 Agustus 2026, tercatat 154 kendaraan telah melakukan pembayaran pajak melalui UPTB Samsat Kota Jambi.
Berdasarkan laporan hasil penerimaan PKB pelaksanaan pemutihan pajak per 18 Agustus 2026, total penerimaan mencapai Rp106.130.300. Angka tersebut terdiri dari pembayaran kendaraan roda dua, roda empat, BBNKB-II, mutasi masuk hingga daftar ulang.
Kepala UPTB Samsat Kota Jambi Pada Bapenda Provinsi Jambi, Helvirani, SE, hari Rabu (19/8/2026) mengatakan program pemutihan tidak hanya ditujukan bagi masyarakat yang memiliki tunggakan pajak bertahun-tahun. Wajib pajak yang belum jatuh tempo juga mendapatkan kesempatan memperoleh diskon pembayaran sesuai ketentuan program.
“Untuk masyarakat yang taat pajak dan belum jatuh tempo, dalam program ini juga mendapatkan diskon. Jadi, manfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pembayaran pajak,” ujar Helvirani.
Helvirani juga mengimbau masyarakat yang memiliki tunggakan pajak kendaraan selama bertahun-tahun agar segera memanfaatkan program pemutihan. Dalam program tersebut, masyarakat cukup melakukan pembayaran satu tahun pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, program ini merupakan bentuk dukungan dan apresiasi Pemerintah Provinsi Jambi kepada masyarakat sekaligus upaya mendorong kesadaran warga agar semakin taat membayar pajak kendaraan.
Helvirani mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pembayaran. Program pemutihan pajak kendaraan Provinsi Jambi hanya berlangsung sekitar satu setengah bulan, yakni mulai 18 Agustus hingga 30 September 2026.
“Jangan menunggu sampai mendekati akhir September. Manfaatkan waktu yang ada untuk segera menyelesaikan pembayaran pajak kendaraan,” imbaunya.
Dengan adanya program tersebut, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan keringanan yang diberikan pemerintah sekaligus kembali tertib administrasi kendaraan.Biasa nya tingkat lonjakan masyarakat pemutihan pajak itu dibulan September pungkasnya.
(Reporter: Meric)












