LENSAONE.ID – BUNGO – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 tingkat Kabupaten Bungo resmi dibuka oleh Bupati Bungo, H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., di Kecamatan Rantau Pandan, Senin (24/8/2026).
MTQ ke-53 yang mengangkat tema “Mewujudkan Masyarakat yang Qur’ani Menuju Bungo Baru” tersebut berlangsung meriah dan diikuti oleh peserta dari 17 kecamatan se-Kabupaten Bungo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bungo, unsur Forkopimda, Forkopimcam, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bungo, serta sejumlah undangan lainnya.
Camat Rantau Pandan, Sirojuddin, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bungo yang telah hadir sekaligus membuka secara resmi MTQ ke-53 tingkat Kabupaten Bungo.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada Bupati yang telah hadir dan meresmikan pembukaan MTQ ke-53 Kabupaten Bungo di Kecamatan Rantau Pandan,” ujar Sirojuddin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras serta berkolaborasi dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ tersebut.
Sirojuddin melaporkan, MTQ ke-53 tingkat Kabupaten Bungo di Kecamatan Rantau Pandan diikuti oleh 17 kecamatan dengan total 622 peserta.
Dalam rangkaian pembukaan, dilakukan penyerahan piala bergilir dari Kecamatan Babeko kepada Bupati Bungo. Selanjutnya, piala tersebut diserahkan kepada Camat Rantau Pandan selaku tuan rumah untuk diperebutkan kembali oleh seluruh kecamatan peserta MTQ.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan baiat dewan hakim dan dewan juri yang dipimpin oleh Bupati Bungo. Para dewan hakim dan juri diambil sumpah dan janjinya untuk menjalankan tugas secara adil, jujur, objektif, menjaga integritas, serta bertanggung jawab dalam memberikan penilaian.
Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Bungo H. Dedy Putra menegaskan pentingnya setiap kecamatan menampilkan putra-putri terbaik yang benar-benar berasal dari wilayah masing-masing.
“Saya ingatkan kepada seluruh camat dan kontingen, manfaatkanlah putra-putri terbaik asli dari wilayahnya masing-masing. Kita ingin melahirkan bibit-bibit penghafal dan pemikir Qur’ani yang murni tumbuh dan dibina di tanah Bungo ini,” tegas Dedy Putra.
Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang memiliki pemahaman serta nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan mengusung semangat tersebut, pelaksanaan MTQ ke-53 diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan visi Bungo Baru.
(Reporter: Hapis Botax’s)








