Hasan Basri TKI Meninggal Di Malaysia, Istri Dan Anak Berharap Bantuan Pemerintah

Bungo, Lensa Desa503 Dilihat

Lensaone.id,Bungo -Hasan basri (41) lahir 27 Juli 1979 yang berasal dari kampung Teluk kembang, Pekerja asal Indonesia, kelahiran Dusun rambah, KecamatanTanah tumbuh, Provinsi jambi, meninggal dunia di Negeri jiran, Malaysia. Jumat(25-12-2020)

Diketahui, Almarhum keseharian bekerja sebagai petani karet di tanah merah, negeri kelantan, malaysia, meninggal dunia pada 14 Desember 2020, di Hospital tanah merah, Pada pukul 11:41 waktu setempat akibat penyakit jantung yang diderita.

Sayuti, SM, Pihak keluarga kepada media ini menjelaskan bahwa almarhum bekerja di malaysia lebih kurang sudah 10 bulan. Dan meninggalkan satu istri, empat orang anak, satu di antaranya balita berumur 2 bulan.

” Rencana pemulangan sempat tertunda penerbangan akibat pandemi covid-19, yang semesti nya direncanakan pemulangan lebih awal, sesuai surat dari Konsulat jendral Republik Indonesia, tertanggal 15 Desember,

namun karena sesuai regulasi, pesawat domistik tidak bisa membawa jenazah, maka dari itu jenazah di berangkatkan menggunakan pesawat kargo garuda, sedangkan pesawat kargo hanya melakukan penerbangan dengan waktu tertentu,” Ujar Sayuti, SM. Kamis (24/12/2020).

Di jelaskan Sayuti, Rencana pemberangkatan akan dilakukan pada 27 Desember 2020 pukul 12:55 Waktu setempat, sampai Jakarta Pukul 14:05 WIB.

Sedangkan pemberangkatan dari Jakarta diterbangkan pada tanggal 28 Desember pukul 06:10 WIB, dan pukul 08:05 WIB sampai bandara Minang kabau, Sumatera barat.

” selanjut nya diberangkatkan ke kampung halaman di Dusun Rambah, Kecamatan Tanah tumbuh, Kabupaten Bungo, Provinsi jambi menggunakan ambulance,

untuk semua keperluan surat menyurat telah terpenuhi, termasuk surat keterangan kematian yang dikeluarkan dari Konsulat jendral Republik Indonesia tertanggal 15 desember 2020 yang lalu,” Terang nya.

Kendati demikian, Sayuti, SM, yang juga selaku Wakil ketua DPC Partai PDI Perjuangan, Kabupaten Bungo,
mengutarakan kesedihannya melihat kondisi keluarga di Kampung, sangat memprihatinkan,
Dengan kondisi rumah hanya berukuran lebih kurang 4×5 dan beratap daun,

” semoga ada pihak-pihak, baik dari instansi terkait yang berhati dermawan, terketuk hati nya untuk membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,

Insya allah, jenazah akan sampai di kampung halaman, di Dusun rambah, Kecamatan tanah tumbuh, Kabupaten bungo, Provinsi Jambi pada tanggal 28 Desember ini,” Tambah nya lagi.

Selanjutnya, Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah.
Dan berkat kerjasama yang baik bersama Agen di Malaysia atas nama A Rahman bin Hj sidik,

” Proses pemulangan ini berkat support dari teman-teman di malaysia dan indonesia, bahkan tanpa dibebankan kepada pihak keluarga dan juga dibantu oleh majikan almarhum di malaysia,” Pungkas nya.

Fitriyanti 38 tahun kelahiran kampung Teluk kembang dusun rambah yang memiliki anak 4 orang , ada anak yang masih belia umur 2 bulan, mengharapkan sangat nian atas kepulangan jenazah almarhum suami Hasan Basri 41 tahun datang kedusun rambah dari kedutaan Malaysia

Fitriyanti memohon kepada bupati Bungo,dinas terkait, para dermawan yang bersedia membantu kepulangan jenazah suami saya di Malaysia, khusus nya dusun rambah Kecamatan tanah tumbuh kabupaten Bungo propinsi Jambi”tutur fitryanti dengan isak tangis”

Reporter: Hendrry

Komentar