LENSAONE.ID-TANJABBAR-Terkait peningkatan jalan semangko, yang berlokasi di RT. 01 Sei Tiram yang bersumber dari dana APBD tahun anggaran 2022 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 492.518.124.- pelaksana kontrak BROTER’S MONTY yang seharusnya dikerjakan dengan panjang kurang lebih 600 meter. Namun dalam pelaksanaannya hanya dikerjakan sepanjang 300 meter.
Ditemui dirumahnya (Senin, 10 Oktober 2022), Katiran selaku ketua RT.01 Sei Tiram berikut penjelasannya terkait pekerjaan boxculver yang dihilangkan dalam pengerjaannya,”memang betul, kan kalo menurut ceritenyelah kemarin dari si pemborong, anu yang punya tender. Kan jalan itu lurus terus di ujungnya ada jembatan(boxculver/gorong gorong yg di hilangkan/tidak dikerjakan – red.) Untuk nyebrang arah ke sungai Nibung. Cuman fungsinya kan tidak ada katanya, jadi mereka(pihak rekanan- red.) Bilanglah ke masyarakat yang Ado di lorong semangko tu, jalan tu sudah itu lah yang Ado sekarang” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, penyampaian dari kadis PUPR( senin, 19 September 2022 ) di ruang kerjanya mengtakan,”pekerjaan boxculver (yang letaknya di ujung jalan semangko-red.) Kami tunda dulu, pergeseran pekerjaan boxculver itu dananya(240juta -red.) kita alihkan ke peningkatan jalan”,ujar apridasman selaku kadis PUPR.
Terkait surat pernyataan dari masyarakat yang ditandatangani oleh ketua RT. 01. Katiran menegaskan”sebelumnya pemborong menyampaikan ke masyarakat, bahwasanya kalo sampe ke seberang sana mungkin dananya dak cukup, pun mobil pun kalo nak bikin boxculver, mobil dak bisa masuk lewat laut dak bisa. Jadi kemarin tu abai(pihak rekanan- red.) bersama temannya datang ke rumah untuk meminta tanda tangan saya di surat pernyataan dari masyarakat, jadi surat pernyataan itu bukan atas ini inisiatif saya. kalo saya untuk apo, kalo Kito kapan perlu seberapa panjang jalan bisa dikerjakan ya itu lebih bagus,”, tegasnya.
Sampai berita ini dinaikkan pihak rekanan belum bisa dihubungi.
(Reporter Adi)









Komentar