Lensaone.id – Jambi – Pemerintah pusat mulai merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Jambi. Salah satu lokasi pembangunan berada di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, dengan luas lahan mencapai sekitar 5,5 hektare yang sebelumnya merupakan kawasan Hutan Bagan Pete.
Selain di Kota Jambi, pembangunan Sekolah Rakyat juga dilakukan secara bersamaan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Total anggaran untuk dua lokasi tersebut mencapai Rp446.496.498.000 dan ditargetkan rampung pada Juni 2026.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Jambi mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Diana Kusumastuti, turun langsung meninjau progres pembangunan, didampingi anggota DPR RI, Wali Kota Jambi Maulana, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Jambi, Kamis (8/1/2026).
Wamen PUPR Diana Kusumastuti mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Jambi merupakan bagian dari tahap kedua program nasional Sekolah Rakyat yang menyasar wilayah strategis.
“Di Provinsi Jambi ada dua Sekolah Rakyat, satu di Kota Jambi dan satu lagi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Keduanya dibangun secara serentak,” ujar Diana.
Ia menambahkan, kontrak pembangunan telah ditandatangani pada 4 Desember 2025. Meski progres awal sudah berjalan, Diana meminta pihak penyedia jasa untuk melakukan percepatan, terutama dalam penyediaan alat dan material pembangunan.
“Saya minta ada percepatan agar target penyelesaian sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana, didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Jambi Momon, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya.
Menurut Maulana, Sekolah Rakyat ini diperuntukkan khusus bagi masyarakat kurang mampu, berdasarkan data desil satu dari Dinas Sosial Kota Jambi.
“Pembangunan ini akan kami kawal dan awasi secara ketat agar selesai tepat waktu dan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian PUPR,” ujar Maulana.
Sekolah Rakyat di Kota Jambi dirancang mampu menampung sekitar 1.080 siswa, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, dengan konsep pendidikan terpadu bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah menghadirkan pendidikan yang layak dan merata. Kita pastikan pembangunan ini berjalan sesuai kualitas dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Maulana.
(Reporter: Meric Lensaone.id)









