Diduga Dibakar Sengaja, Rumah Kosong Terbakar dan Merambat ke Rumah Warga di Muaro Tabir, Laporan ke Polisi Mandek

LENSAONE.ID – TEBO -Peristiwa kebakaran yang diduga kuat disengaja terjadi di Desa Tambun Arang, Kecamatan Muaro Tabir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, sekitar satu bulan lalu. Sebuah rumah kosong tanpa penghuni dan tanpa instalasi listrik (KWH) tiba-tiba terbakar secara mencurigakan.

 

Api yang berasal dari rumah kosong tersebut dengan cepat membesar dan merambat ke rumah warga di sebelahnya karena jarak bangunan yang sangat berdekatan. Akibat kejadian ini, pemilik rumah yang terdampak mengalami kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp15 juta.

 

Tim media mengonfirmasi peristiwa tersebut kepada keluarga korban. Sahrul, adik dari pemilik rumah yang ikut terbakar, menyampaikan bahwa kebakaran tersebut diduga bukan terjadi secara alami.

“Kami menduga ini bukan kebakaran biasa. Ada unsur kesengajaan karena rumah yang pertama terbakar itu kosong dan tidak memiliki aliran listrik. Api kemudian merambat dan membakar rumah saudara kami,” ungkap Sahrul.

 

Kecurigaan pihak keluarga diperkuat dengan kondisi rumah yang menjadi sumber awal kebakaran, yang diketahui sudah lama tidak dihuni dan sama sekali tidak memiliki sambungan listrik, sehingga kecil kemungkinan kebakaran terjadi akibat korsleting atau faktor teknis lainnya.

 

Atas kejadian tersebut, korban telah melaporkan peristiwa kebakaran ke Polsek Muaro Tabir. Namun hingga lebih dari satu bulan sejak laporan dibuat, pihak keluarga mengaku belum melihat adanya perkembangan berarti atau tindakan hukum yang jelas dari aparat kepolisian.

 

Ironisnya, beberapa hari setelah laporan dilayangkan, salah seorang warga justru mendatangi korban dan meminta agar persoalan ini diselesaikan secara damai serta tidak diperpanjang, meskipun kerugian yang dialami korban terbilang cukup besar.

 

Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat bertindak profesional dan serius dalam menangani dugaan tindak pidana pembakaran tersebut. Menurut mereka, kejadian ini tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan warga sekitar.

 

“Bayangkan kalau warga tidak bergerak cepat memadamkan api dengan alat seadanya. Bisa saja madrasah, masjid, dan rumah-rumah warga lain yang berdempetan ikut terbakar,” tambah Sahrul.

 

Kasus ini pun menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat terkait penegakan hukum dan respons aparat terhadap laporan warga, khususnya dalam peristiwa yang diduga mengandung unsur pidana serius dan berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.

 

(Reporter: Sahrul)(Editor:Redaksilensaone.id)