Lensaone.id – Bungo – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Bungo mengakibatkan terjadinya bencana tanah longsor di Kampung Pulau Indah, Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Rabu (13/05/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan satu unit rumah warga tertimbun material longsor dan menimbulkan korban jiwa.
Rumah yang tertimbun material longsor diketahui milik Yukamri (35). Saat kejadian, istri dan dua orang anak Yukamri berada di dalam rumah dan turut tertimbun material tanah.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Kodim 0416/Bute bersama Polres Bungo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bungo, serta dibantu masyarakat setempat bergerak cepat menuju lokasi untuk melaksanakan proses evakuasi.
Melalui upaya bersama, seluruh korban berhasil ditemukan. Istri korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan saat ini menjalani perawatan di RSUD H. Hanafie Muara Bungo.
Korban anak pertama, Arya (11), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara anak kedua, Revita (5), sempat dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RSUD H. Hanafie Muara Bungo, namun dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Dandim 0416/Bute Letkol Inf. Yudi Susilo Yudhanto, S.E., M.P.A., menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Personel Kodim 0416/Bute bersama unsur terkait dan masyarakat terus bersinergi dalam penanganan di lapangan untuk membantu keluarga korban,” ujarnya.
Dandim juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, mengingat curah hujan di wilayah Kabupaten Bungo masih cukup tinggi.
Salah seorang warga Dusun Empelu, Halimah, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan longsor terjadi saat para korban berada di dalam rumah.
“Kejadiannya sangat cepat. Saat hujan turun deras, tiba-tiba material tanah langsung menimpa rumah korban,” ungkapnya.
Saat ini aparat gabungan bersama masyarakat masih melakukan pemantauan di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.
(Reporter: Hendri)






