LENSAONE.ID-MUARO JAMB-Pembangunan jalan lintas Jambi–Suakandis di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, menjadi sorotan. Pasalnya, sejumlah bagian box culvert yang baru dibangun dilaporkan sudah mengalami retak bahkan pecah, meski pekerjaan jalan tersebut masih dalam proses pengerjaan.
Kondisi tersebut terlihat dari dokumentasi di lapangan. Salah satu box culvert tampak mengalami keretakan pada bagian beton hingga terdapat bagian yang pecah. Sementara di lokasi lainnya, box culvert terlihat berada di sisi badan jalan yang masih dalam tahap penimbunan dan pemadatan.
Muncul pertanyaan dari masyarakat mengenai kualitas pekerjaan, khususnya terkait kekuatan dan ketahanan box culvert dalam menahan beban kendaraan yang nantinya melintas di atas jalan tersebut.
“Kalau baru dibangun saja sudah retak dan pecah, bagaimana nanti kalau setiap hari dilewati kendaraan dengan beban berat?” demikian kekhawatiran yang disampaikan masyarakat.
Warga menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius pihak pelaksana pekerjaan maupun instansi terkait. Mereka meminta dilakukan pemeriksaan terhadap kualitas material, ketebalan beton, konstruksi, hingga proses pemasangan box culvert untuk memastikan seluruh pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan.
Masyarakat juga mempertanyakan pengawasan terhadap proyek tersebut.ditanpa tidak ada di tampilkan papan proyek tersebut berapa nilai pembangunan serta berapa panjang jalan tersebut.ini dinalai tidak trsapran masyrakat wajib mengetahui dan pengawas proesess
Pembangunan jalan kumpeh ini bentuk transparan informasi.
Sebab, kerusakan pada bagian konstruksi yang masih relatif baru dinilai perlu segera diperiksa sebelum pekerjaan dilanjutkan lebih jauh.
Apalagi, ruas Jambi–Suakandis merupakan akses penting bagi masyarakat di wilayah Kumpeh. Kondisi ruas jalan tersebut sebelumnya juga pernah mendapat sorotan akibat kerusakan badan jalan dan dugaan beban kendaraan berat yang melintas.
Warga berharap pemerintah dan dinas teknis tidak hanya melihat hasil akhir pekerjaan, tetapi juga melakukan pengawasan secara menyeluruh sejak proses pembangunan berlangsung.
“Jangan sampai setelah selesai baru diperbaiki. Kalau dari awal sudah terlihat kerusakan, harus segera diperiksa dan diperbaiki sesuai ketentuan,” harap warga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti penyebab retaknya box culvert tersebut. Pemeriksaan teknis dari pihak berwenang diperlukan untuk memastikan apakah kerusakan berkaitan dengan kualitas material, metode pengerjaan, kondisi tanah, proses pemasangan, atau faktor lainnya.
Masyarakat meminta pihak pelaksana dan dinas terkait memberikan penjelasan terbuka mengenai spesifikasi pekerjaan serta memastikan pembangunan jalan Jambi–Suakandis benar-benar dikerjakan sesuai standar teknis dan dapat bertahan dalam jangka panjang.
(Reporter : Meric Lensaone.id)











