Tarif Parkir Bandara Jambi Naik, Fasilitas Minim! Angkasa Pura II DisorotLENSAONE.ID – JAMBI – Kenaikan tarif parkir kendaraan di Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi menjadi sorotan masyarakat. Tarif yang sebelumnya Rp6.000 kini naik menjadi Rp9.000 setiap kali masuk, terhitung Oktober 2026.
Kenaikan sebesar Rp3.000 tersebut menuai keluhan sejumlah pengunjung. Selain dinilai minim sosialisasi, kebijakan ini juga menjadi perhatian karena fasilitas parkir dinilai belum sepenuhnya memadai.
Sejumlah pengunjung menyayangkan kenaikan tarif tersebut. Mereka berharap penyesuaian harga diikuti peningkatan kualitas fasilitas dan pelayanan, bukan sekadar menambah biaya yang harus dikeluarkan masyarakat.
Salah seorang pengunjung , Erwin Az, berharap pihak pengelola bandara dapat mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Kenaikan boleh saja dilakukan, asal transparan dan fasilitasnya membaik. Jangan hanya harga yang naik, tapi pelayanannya tetap sama saja,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Branch Communication, CSR & Legal Manager Bandara Sultan Thaha Jambi dari PT Angkasa Pura Indonesia saat dikonfirmasi “menjelaskan bahwa kenaikan tarif parkir mulai diberlakukan pada Oktober 2026.
Menurut pihak pengelola, kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan, kenyamanan, serta efisiensi pengelolaan lalu lintas di kawasan bandara.
Terkait sosialisasi, pihak bandara menyebutkan pemberitahuan telah dilakukan melalui digital banner di area bandara dan layar monitor pada mesin pengambilan tiket sebelum tarif baru diberlakukan.
Kemudahan General Manager Bandara Sultan Thaha, Ardon Marbun, menyatakan bahwa penyesuaian tarif parkir kendaraan roda empat bukan sekadar perubahan harga, melainkan langkah strategis untuk menata ketersediaan ruang parkir agar lebih tertib, aman, dan nyaman.
Ia juga menyampaikan bahwa pendapatan dari penyesuaian tarif tersebut diprioritaskan untuk pemeliharaan fasilitas serta pengembangan infrastruktur bandara secara berkelanjutan.
Meski demikian, kenaikan tarif ini masih menjadi sorotan karena sejumlah pengunjung menilai fasilitas parkir belum memadai. Salah satu keluhan yang muncul adalah masih adanya area parkir tanpa kanopi, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat terpapar panas matahari dan cuaca secara langsung.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kesesuaian antara kenaikan tarif dan kualitas fasilitas yang tersedia.
Masyarakat berharap pengelola Bandara Sultan Thaha Jambi tidak hanya melakukan penyesuaian tarif, tetapi juga memberikan peningkatan nyata terhadap fasilitas dan kenyamanan pengguna jasa bandara.
(Reporter: Meric)







