Lensaone.id, Bungo – Seorang nenek di Dusun Sungai Lilin, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo di bikin kaget dan tak percaya melihat cucu nya yang sudah tergantung di pohon jengkol tepatnya di belakang rumahnya sendiri.
Cucunya tersebut yakni pemuda berinisial JF (17). Pasangan Ramli (65) dan Juwairiah (61) awalnya sedang berada di dalam rumah dan belum menyadari kejadian miris pada cucunya, namun ia sempat kehilangan sebelunya itu.
Ini 5 Fakta kematian JF.
Telah terjadi peristiwa penemuan mayat (Gantung Diri) di Dusun Sungai Lilin Kec. Tanah Sepenggal Lintas Kab. Bungo.
Penemuan Mayat Pemuda Berinisial JF Tergantung
Pada hari Rabu, tanggal 17 Februari 2021, sekira jam 22.00 wib, berlokasi di Dusun Sungai Lilin telah ditemukan seorang janazah laki – laki dipohon jengkol dengan kondisi gantung diri dengan seutas tali tambang.
Mayat JF di Temukan Oleh Sang Neneknya
Mayat sewaktu itu ditemukan oleh kakek dan nenek korban sudah dalam keadaan meninggal / gantung diri dengan seutas tali tambang dileher dan terganntung dipohon jengkol dibelakang rumah kakek korban.
Pukul 20:00 Wib Korban sudah dinyatakan Hilang Oleh Keluarga
Sekira jam 20.00 wib sdr Ramli dan sdri Juwariyah sedang berada dirumahnya dan menyadari bahwa Korban tidak ada dirumah, lalu saksi mencoba untuk mencari cari korban kerumah tetangga akan tetapi tidak ad yang melihat korban, setelah itu sekira pukul 22.00 wib saksi mencoba mencari dibelakang rumah karena korban biasanya buang air besar dibelakang rumah tersebut, lalu saksi melihat korban sudah dalam keadaan sudah tidak bernyawa dengan kondisi leher terikat dengan seutas tali tambang di dahan pohon jengkol yg ada dibelakang rumah saksi tersebut, kemudian saksi meminta bantuan kepada tetangga untuk menurunkan korban dan membawa korban kedalam rumah saksi.
Kemudian saksi memberitahukan kejadian tersebut kepada warga dan perangkat desa serta menyampaikan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Tanah Sepenggal lintas.
Keluarga Bersedia Membuat Surat Pernyataan
Keluarga korban bersedia membuat surat pernyataan bahwa sudah berlapang dada dan ikhlas atas kejadian tersebut dan sepakat untuk tidak dilakukan Otopsi terhadap korban serta tidak akan menuntut kepada siapapun atas apa yang terjadi terhadap korban (Dok. Terlampir)
Motif
Korban melakukan gantung diri didasari motif keluarga dan faktor ekonomi, karena ibu korban sudah meninggal dunia sedangkan ayah korban mempunyai penyakit sesak nafas, sejak lahir sampai dewasa korban beserta 3 saudaranya tinggal dengan nenek & kakek nya dikarenakan faktor ekonomi orangtuanya tersebut,
Kemudian juga tidak ditemukan tanda – tanda adanya kekerasan terhadap korban, serta korban juga sebelumnya tidak mengalami penyakit menahun atau penyakit akut lainnya.
Sumber Sonnytv.net









Komentar