MULAI TERUNGKAP DUGAAN PRAKTEK MAFIA TANAH TOL TARIKAN SK 358 DAN SK 13 LUAS 950 HA KUMPEH

Provinsi jambi624 Dilihat

Lendaone.id -MULAI TERUNGKAP PRAKTEK MAFIA TANAH TOL TARIKAN SK 358 DAN SK 13 LUAS 950 HA KUMPEH HULU, MUARO JAMBI

REKAYSA PARA PELAKU PRAKTEK MAFIA TANAH BERMUTASI NINJA TBS SAWIT.

 

Beberapa saat lalu kami awak media mengkorfirmasi rapat terbatas

kepada exs ketua Kud tarikan bapak edi santoso di rumah nya 7/12/2020 bersama exs anggota dprd

bapak codet (tua tengganai) bapak edi menjelaskan dirinya semasa menjabat sebagai pintu masuk

anggota kud tanah tol tarikan sebagai pemodal tanah objek landerform absente sebanyak + 300 kk,

terdiri dari kelompok bapak sutarman, bapak dikra karta wirya, bapak uci, poyok oknum anggota polres

muara jambi, bapak taryono oknum asn polda jambi dan bapak indo.

 

Menurut keterangankronologis bapak Edy santoso di hadapan awak media dan korban tanah objek landeform ini, menyebutkan

bahwa benar sk tersebut milik 2 kelompok yaitu alm bujang asmuni SK 358, dan alm ahmad abu SK 13,

201 pemohon. Yang mana warkah tersebut tidak di temukan diduga di hilangkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

 

Menurut bapak edy santoso Sangat disayangkan, bahwa alm ahmad abu ini sk nya sudah

di rekayasa oleh bapak eko oknum Bpn saat itu. kami dengan anggota kepolisian mengejar bapak eko oknum BPN sampai ke kalimantan sebab pak eko bertugas disana saat itu, sebelum pengajuan pembuatan sertifikat

 

 

hak milik para mafia tersebut di batalkan oleh bapak hendarman supanji 2012, Silam.hingga para ahli waris alm ahmad abu yang mempunyai anak tunggal laki-laki adalah SABAINI BIN AHMAD ABU

Meneteskan air mata selama ini ikut bekerja sebagai pihak keamanan PARA MAFIA TANAH INI dengan rasa penyesalan ….

 

edy santosa menjelaskan lagi Pergerakan kelompok masa anton ahamad sabki dan bukhori diduga menggunakan Sejarah palsu!!… ujar Edi santosa ..

 

Edi mengatakan lagi kelompok masa Anton di duga mendapatkan data yuridis itu dari salah

satu partner pengacaranya beberapa tahun lalu

 

Meraka menggunakan data palsu pada waktu

persidangan PN muara jambi pada 2020, tersebut. kelompok perahu gading bapak samad alias semaduk

 

saya mohon bantuan kepada semua pihak sampai

menunjukan bukti -bukti dan niat baiknya segera menyelesikan permasalah ini secara baik-baik sesuai bukti kepemilikan nya

 

harapan saya segera bermediasi!!!

 

juga laporan polisi saya masih berjalan

di polda jambi yang sambil ter engah engah karena sedang sakit stroke menunjukan bukti lapornya

beberapa tahun lalu.

 

Antonlah ahmad sabki buhori tersebutb bukan anggota saya tegasnya, ini anggota baru, tidak masuk dalam sk tol!!!… tegasnya….

 

diduga mereka hanya memanfaatkan situasi dan memprovokasi masa desa tarikan mungkin juga dari luar desa, untuk memperjuangkan tbs nya,

 

terbukti salah satu anak dari mereka di tangkap di jatuhi hukuman pidana penjara, penadah dan pencurian tandan buah sawit segar tersebut.

 

 

Kemudian pak Edi sentosa menjelaskan lagi Kemi mintak tolng kepada muzir sebagai kuasanya yang sekarang masih

mengurus prihal ini kepada pemerintah pusat. Agar permasalahan ini bisa selesai

 

 

Kemudian Pada keterangan bapak ucok harmain eks oknum bpnri bersama bapak indo salah satu korban

 

“tanah tol tarikan yang mengetahui prihal ini ,menemui awak media di salah satu restro di bilangan kota kasabelanka jakarta selatan, juga menyebutkan bahwa maslah ini sudah beberapa kali kami dari

pihak bpnri mengganti kepala kantah muaro jambi seperti bapak beny hermawan ternyata masih

belum selesai juga.. ujarnya… bapak indo juga menyebutkan “kelompok anton cs dan zainal itu

awalnya group saya, Cuma setelah mereka bisa merebut lokasi itu melakukan pencurian saya tarik

diri”.. ternyata kelompok anton ,ahmad sabki, buhori, ijal dan zainal abidin pengacara handal jambi ini

membuang saya, kebetulan,… ujar pak indo.. saya juga bersyukur sebab kelompok itu hanya

mementingkan kepentingan pribadinya saja … ujar bapak indo… yang telah menjadi korban mafia

Saat dikonfirmasi Lewat sambung seluler pada tanggal 26 Oktober 2021 ahliwaris SABAINI BIN AHMAD ABU mengatakan itu apa yang dicerita pak Edi itu benar , saya termasuk ahli waris dari kolompok pertama dari SK 13 ungkap Sabai.

(Sumber Roni str7)

Komentar