Lensaone.id-Rejang Lebong Bengkulu,Tikus Tikus Yang Selalu meresakan Pemeritahan Pusat mau pun daera Serta Desa wajib di barantaskan,dalam upaya menciptakan negara ini bebas dari KKN(Korupsi Jolusi dan Nepotisme),Sala satu penelusuran tim investigasi SBN melihat dan terdapat kecurigaan yang mendalam di subuah bangun yang terkesan mangkrak yang terletak di Desa Turan Baru Kecamatan Curup Selatan Kabupaten Rejang Lebong Di sini terlihat sebua bangunan Jembatan yang di bangun pada tahun 2017 Dengan sumber Dana Desa Sebesar lebih kurang 600 juta,bangunan ini tidak selesai dan banyak aitem yang tidak di di pasang layaknya sebuah jembatan biasanya sehinga tim mengali dengan seksama dan benar dugaan terdapat aitem yang piktip terdiri dari
– Pasir Uruk Untuk Timbunan
– Besi Diameter 16 inc
– Galvanis diameter 3 inc
-Besi Siku L
– Karet Elastomer
– Oprit Jembatan/Sayap Jembatan-
-Tiang Sandaran/Ralling
Dan tidak hanya itu hasil dari penelusuran di duga kuat matrial sejenis Koral Di ambil di lokasi bangunan di duga tidak memiliki izin gakian C sehinga besar terdapat kerugian negara yang besar
Dan di saat tim memintak ketwrangan dari masrakat Desa Turan Baru H (45) Nama di samarkan menjelaskan” Betul pak saya ikut membuat jembatan tersebut dan benar kami mengambil matrial koral di lokasi itu di suru oleh pak kades( Supran) maka dengan intruksinya kami ambil,titurnya dengan nada agak takut
“Lanjutnya”Kami juga tidak tau kenapa jembatan itu tidak di selesaikan sedangkan setau kami uangnya sudah di kucurkan semua impormasinya,sebenarnya kami malu dengan keadaan jembatan seperti itu karna tidak sama dengan jembatan di desa desa lainnya dan apa memang model jembatan buatan pak supran seperti itu….? ,cetusnya
Dalam hal ini masarakat memintak kepada pihak penegak hukum agar dapat segera memproses jembatan desa turan baru yang di bangun pada tahun 2017 sampai saat ini tidak selesa,,,jika memang betul berul di kabupaten rejang lebong ini ada hukum,,tutup masrakat
Untuk menciptakan negara bersi dari KKN dapatlah pihak APH menyikapi kenginan masrakat dengan adanya dugaan bangunan jembatan desa Turan Baru ini yang banya aitemnya fiktip,dengan segera memproses dugaan ini
(Sumber SBN)










Komentar