LENSAONE.ID – TANJABBAR – Ganti rugi/kompensasi tapak T.164 menuai kericuhan antara H. Tamsir dengan LSM KPK-RI. Pasal nya, LSM KPK-RI mengklaim memiliki hak sebagai penerima kuasa dalam hal mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan lahan kebun sawit tersebut. Sesuai dengan peta yang diterbitkan oleh pemerintah desa Serdang jaya, Kecamatan Betara, pada tahun 2007, yang selanjutnya keberadaan lahan tersebut, saat ini berada di desa muntialo setelah adanya pemekaran desa Serdang jaya.
Adapun kericuhan tersebut diduga berawal dari munculnya SURAT PENGUASAAN ATAS TANAH, yang dibuat oleh Tamsir serta ditanda tangani di atas materai 6000 tertanggal 07 Maret 2020, dan diketahui serta di tanda tangani oleh kepala desa Muntialo.
Ditemui di kediamannya (Sabtu, 22 Oktober 2022), mantan Datuk Serdang Jaya memberi penjelasan terkait tapak T.164,” kalo lokasi tapaknya sih saya dak tau, tapi setau saya tapak T.164 tersebut berada di lahan Ahok, kemarin di klaim oleh rombongan si rait itu, sebab tapak T.164 itu kan masuk di dalam lahan ahok. Itu menurut versi orang-orang ini (LSM KPK-RI -red.) Didalam pemetaan BPN. Kalo menurut versi Datuk(kepala desa – red.) Pematang Lumut(H. Tamsir – red.), itu lokasinya Atong”, ujar Hanafi yang dalam hal ini selaku mantan Datuk Serdang jaya selama 2 periode.
Lanjut Hanafi menerangkan,” kalau setau saya tapak T.164 itu berada di lahan Ahok, bukan Atong. Sekarang yang jelas gini lah, kalo menurut saya. Kalo memang bukan hak dia dan dia sebelomnya merasa belom pernah menggarap lokasi itu, terus kenapa kok uang ganti ruginya di terima, Kalo menurut saya itu saja sudah fatal!”, Terang nya.
Mengakhiri perbincangan, Hanafi mengatakan,”H. Tamsir ni bukan sedikit yg diberikan kuasa ganti rugi tapak tower itu oleh atong. Kalo 14 titik ada saya rasa. Aku ni sebenarnya tau lah waktu itu, gerak gerik orang ni, karena wilayah aku tidak ada kena, jadi aku seolah olah tidak diberi tau dan supaya jangan tau. Tapi aku tau masalahnya budak dua tu(kades serdang dan kades muntialo- red.). Kato ku apa? Aku dengar beritanya Bae , ah duit tu pang yang di urus nih. Kata si Tamsir. Owh ya udah kalo masalah duit Monggo, aku mundur. Sebab biasa nya kalo masalah duit bakalan banyak yang akan menyoroti”, pungkas nya.
(Reporter Adi)










Komentar