Tursiman memperjuangkan hak para sopir,dampak positifnya batu bara ditengah Umum

Provinsi jambi933 Dilihat

Lensaone.id-Terjadi heboh Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ribuan para sopir sopir batu bara yang tergabung KS Bara jambi yang beberapa hari yang lalu di depan kediaman rumah dinas Gubernur Provinsi Jambi.

 

Dalam pantau awak media aksi tersebut dilakukan para sopir menuntut aktivitas angkutan batu bara jalur darat dibuka lagi.Aksi unjuk tersebut Direspon positif oleh pemeritah provinsi Jambi melalui stap gubernur provinsi jambi johansyah

 

Kemudian aksi tersebut dengan Spontanitas para unjuk rasa melihat tongkang melewat sungai batang hari jambi akhirnya terjadi pemblokiran jalur laut dengan memberhentikan tongkang tersebut membawah batu bara disuruh putar balik.

 

Dalam keterangan pres rilies Pada hari Selasa 9 Januari 2024 dan sekaligus menangapi pemblokiran jalur laut Ketua KS Bara Provinsi Jambi Tursiman mengatakan Aksik unjuk para sopir batu bara kemaren meminta kepada alharis Selaku Gubernur jambi  Agar membuka lagi aktivitas angkutan batu bara dijalur darat.

 

Pemerintah Provinsi Jambi harus memikirkan nasib para sopir dan anak istri nya.Mereka sebagai tulang punggung keluarga mecari Nafkah,disini dampak ekonominya sangat banyak Mulai dari pedagang makan, penjual rokok, tambal ban, merasakan semua jualan beli mereka dibeli dengan adanya aktivitas batu bara jalur darat.

 

Para sopir berharap aktivitas angkutan batu bara bisa dibuka kembali, Dengan aturan yang tegas Sehingga aktivitas batu bara lancar kembali ini salah satu perekonomian jambi batu bara,Dana CSR dari batu bara bisa dimanfaatkan untuk masyarakat jambi.

 

Menanggapi terjadi pemblokirin jalur laut atau pembalikan tokang waktu kemaren,

Ketua K.S Bara Jambi Tursiman Menjelaskan “itu Sponitas para unjuk rasa dan para sopir batu bara, Itu tanpa diperintah dan tanpa disuruh itu murni kemauan mereka sendri Mereka melihat aktivasi batu bara jalur laut masih jalan mereka meminta stop dulu menunggu aturan peraturan yang Akan di dibuat,Apa dibuka apa ditutup.

Pemerintah seharusnya bersikap  adil dalam memberi kebijakan, mereka Minta mohon di revisi ulang kebijakan pemerintah, tersebut “ujar Tursiman”.

(Reporter Meric)

Komentar