Lensaone.id – Jambi – Tumpukan sampah yang menggunung di sejumlah titik di kec telanaipura menimbulkan meres ayan warga . Selain merusak pemandangan, bau tak sedap yang menyengat membuat aktivitas warga terganggu, terutama pada malam hari.
Pantauan di lokasi, sampah rumah tangga bercampur dengan limbah plastik dan sisa makanan, potongan kayu dan limbah pasar dibiarkan menumpuk tanpa penanganan yang jelas. Kondisi ini diperparah oleh keterlambatan pengangkutan sampah, sehingga tumpukan terus bertambah dari hari ke hari.
Salah satu warga yang Mari mintai keterangan
“Setiap hari baunya makin menyengat, apalagi kalau cuaca panas. Kami terpaksa menutup pintu dan jendela rumah,” keluhnya.
Warga juga mengkhawatirkan dampak kesehatan akibat tumpukan sampah tersebut. Selain menjadi sarang lalat dan tikus, kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu munculnya berbagai penyakit, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Masyarakat berharap pihak terkait segera turun tangan untuk mengangkut sampah secara rutin dan menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai. Warga juga meminta adanya pengawasan serta solusi jangka panjang agar permasalahan sampah tidak terus berulang.
Berdasarkan data yang kami dapat sistem penanganan Sampah terkhusus kecamatan telanaipura memiliki sistem pengelolaan sendiri dengan anggaran mencapai 1,7 milyar Pertahun, dengan SK yang di serahkan tahun 2023 oleh walikota syarif fasha namun penangnan sampah tidak berjalan dengan maksimal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai langkah penanganan atas tumpukan sampah yang dikeluhkan warga tersebut.
(Reporter : Meric)













