LENSAONE.ID | Bungo – Polsek Tanah Sepenggal bersama Pemerintah Dusun (Pemdus) Pasar Lubuk Landai kecamatan Tanah sepenggal kabupaten Bungo provinsi Jambi,melaksanakan kegiatan penanaman jagung dalam Program Satu Desa Satu Hektare, Kamis (29/1/2026) pukul 10.30 WIB.
Kegiatan berlangsung di lahan milik warga atas nama Mursalin (45) yang berlokasi di Dusun Pasar Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal, dengan luas lahan sekitar ±1 hektare.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
Kapolsek Tanah Sepenggal IPTU Muhammad Mustari, S.H.
Camat Tanah Sepenggal Haris, S.Kom., M.M.
Rio Dusun Pasar Lubuk Landai beserta perangkat
Pimpinan BUMDus Pasar Lubuk Landai Maskur
Kanit IK Aiptu Gusriyanto
Kanit Binmas Aipda Aspandi
Bhabinkamtibmas Dusun Pasar Lubuk Landai Bripka Dedi Candra
Babinsa Dusun Pasar Lubuk Landai Koptu M. Subhan
Kepala UPT Pertanian Marwazi, S.P. beserta PPL Kecamatan Tanah Sepenggal
Ketua BPD Dusun Pasar Lubuk Landai beserta anggota
Ketua TPK beserta anggota
Tokoh masyarakat Dusun Pasar Lubuk Landai.
Penanaman jagung ini berada di bawah binaan dan pengawasan Bhabinkamtibmas Dusun Pasar Lubuk Landai, Bripka Dedi Candra.
Kapolsek Tanah Sepenggal IPTU Muhammad Mustari ,SH menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, dan pemerintah dusun dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, Datuk Rio Pasar Lubuk Landai, H. Handi Pauzan, mengatakan kegiatan penanaman jagung ini bersumber dari Dana Desa dan dilaksanakan sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia dalam mendukung swasembada pangan.
“Alhamdulillah, hari ini bersama unsur terkait kami Pemerintah Dusun menanam jagung sebagai bagian dari kegiatan palawija yang bersumber dari Dana Desa untuk ketahanan pangan. Semoga apa yang kita lakukan ini ke depan menghasilkan panen yang terbaik,” ujar Datuk Rio.
Kegiatan penanaman jagung selesai pada pukul 11.40 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
Program ini dilaksanakan dalam rangka mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026.
(Reporter: Hendri)









