LENSAONE.ID – BUNGO,EMPELU – Musyawarah pembentukan dan penetapan pengurus Lembaga Adat Dusun (LAM) Empelu berlangsung pada Rabu malam Kamis, 28 Januari 2026, dan berjalan dinamis namun tetap kondusif. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir Rajo Penghulu Indorjayo bersama perangkat dusun, Wakil Ketua dan anggota BPD, pegawai syarak, unsur lembaga adat, serta para tokoh masyarakat dari seluruh wilayah Dusun Empelu.
Sebelum pemilihan pengurus dilakukan, forum musyawarah sempat diwarnai perbedaan pandangan terkait mekanisme pemilihan Ketua LAM.
Sebagian peserta mengusulkan agar pemilihan dilakukan secara demokratis melalui sistem pemungutan suara (voting) dengan pertimbangan setiap anggota LAM memiliki hak yang sama untuk memilih dan dipilih.
Usulan ini disampaikan oleh:
Bujang My (BPD Pulau Indah)
M. Idris (LAM Dusun Empelu)
Sari Ramadhan (Kepala Kampung Pulau Indah)
Burniharuddin (BPD Selat Kandis)
Edi Samuar (Kepala Kampung Sungai Sengkawang)
Sudinak (Kepala Kampung Selat Kandis)
Junaidi (Kepala Kampung Tanjung Maghligai)
Sudirman (BPD Kebun Jeruk)
Suhaimi (Khatib Masjid Al-Falah Empelu)
Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat lainnya mengusulkan mekanisme penunjukan langsung berdasarkan kriteria tertentu. Pandangan ini disampaikan oleh:
Syafril (Tokoh Masyarakat LAM)
Nasrun (LAM Dusun Empelu)
Masri (BPD Teluk Sedah dan Sungai Mengkuang)
Setelah melalui diskusi yang terbuka, mendalam, dan mengedepankan prinsip musyawarah mufakat, forum akhirnya sepakat memilih mekanisme voting demokratis sebagai bentuk transparansi, keadilan, dan penghormatan terhadap suara terbanyak.
Hasil pemungutan suara terbuka menetapkan:
Ilyas, AK memperoleh 18 suara dan terpilih sebagai Ketua LAM Dusun Empelu
Marzuki memperoleh 11 suara dan terpilih sebagai Wakil Ketua LAM
M. Idris memperoleh 4 suara
Ibrahim memperoleh 0 suara
Dalam sambutannya, Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir Rajo Penghulu Indorjayo berharap kepengurusan LAM yang baru dapat menjalankan amanah adat dengan penuh tanggung jawab, menjaga persatuan masyarakat, serta menjadi mitra strategis pemerintah dusun dalam membina kehidupan bermasyarakat yang rukun, beradat, dan bermartabat.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, masyarakat Dusun Empelu berharap LAM segera menyusun program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta mampu menjaga keharmonisan adat di tengah keberagaman yang ada.
(Reporter: Hendri)









