Maulana-Diza Gaspol Pembangunan: Dari Infrastruktur hingga Layanan Publik Naik Level 1 tahun

LENSAONE.ID – JAMBI – Memasuki satu tahun masa kepemimpinannya, Wali Kota Jambi dr. Maulana memaparkan capaian strategis dan target pembangunan 2026 saat memimpin Apel Disiplin ASN di Balai Kota Jambi, Senin (9/2/2026) Dalam kesempatan itu, Maulana Didampingi Diza” menegaskan bahwa sejak hari pertama menjabat, Pemkot Jambi langsung mengeksekusi 11 program unggulan sebagai peta jalan menuju “Kota Jambi Bahagia”.

 

Mulana-Diza jelaskan”Capaian Nyata 1 Tahun Kepemimpinan Program Kartu Bahagia berhasil menambah 49.212 kuota BPJS dan mencapai UHC 100 persen. Sebanyak 111.762 warga menikmati layanan cek kesehatan gratis, termasuk perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Di sektor pendidikan dan sosial, 2.070 siswa menerima beasiswa, 13 ribu jaringan gas rumah tangga terpasang, serta berbagai bantuan sosial disalurkan mulai dari bedah rumah hingga internet gratis.

Program Balai Latihan Kerja Tematik (Balikat) telah melatih lebih dari 2.000 peserta, didukung job fair dengan 13 ribu lowongan kerja, pelatihan wirausaha, hingga magang luar negeri. Bank Harkat menyalurkan kredit murah Rp111,4 miliar untuk UMKM ” Pemkot juga membuka beragam ruang kreatif bagi anak muda seperti Rumel Terminal Rawasari dan Banjuran Budayo serta menjalankan Program Kampung Bahagia di 67 RT. Program Lansia Bahagia mencakup bantuan permakanan, layanan kesehatan, dan puskesmas ramah lansia.

 

Mualana ungkap kan”Infrastruktur, PAD, dan Kinerja ASN Program Kota Tangguh fokus pada pembangunan infrastruktur, penanganan banjir, pengelolaan sampah, dan penataan estetika kota. Kinerja fiskal meningkat, PAD 2025 melampaui target dengan capaian Rp618,98 miliar. Di bidang kepegawaian, ribuan tenaga honorer telah diangkat menjadi PPPK. Call Center Bahagia mencatat 6.152 laporan masyarakat dengan tingkat penyelesaian 97,15 persen.

Satu tahun berjalan, Pemkot Jambi meraih 37 penghargaan, termasuk satu tingkat internasional.

 

Kemudian sejumlah tantangan seperti keterbatasan fiskal, peningkatan layanan publik, kebutuhan lapangan kerja, dan adaptasi teknologi. Pemkot menargetkan IPM 82,45; pertumbuhan ekonomi 5,75 persen; investasi Rp2 triliun; TPT 6,95 persen; serta stunting 8,75 persen.

Di akhir arahannya, Maulana meminta ASN bekerja lebih disiplin, inovatif, dan memastikan seluruh program tepat sasaran. “Kerja kita adalah untuk pelayanan dan kesejahteraan warga. Mari songsong tahun kedua dengan semangat yang lebih kuat,” ujarnya.

(Reporter: Meric Lensaone.id)