Lensaone.id – Bungo, 11 Mei 2026 – Semangat dan kerja keras yang ditanamkan melalui pendidikan agama dan ilmu pengetahuan akhirnya membuahkan hasil manis.
Sebanyak tiga siswa Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, yakni Pito Andrean, Raysa Khumara, dan Area Jannati, berhasil mengukir prestasi gemilang setelah dinyatakan lolos dan berhak mewakili daerah untuk mengikuti ajang bergengsi Jambore Nasional Gerakan Pramuka yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.
Keberhasilan ini diraih setelah para siswa melewati serangkaian seleksi ketat di tingkat kabupaten maupun provinsi, dengan bersaing bersama ratusan peserta dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan lainnya. Dalam proses seleksi tersebut, mereka menunjukkan kemampuan yang unggul, tidak hanya dalam keterampilan kepramukaan seperti baris-berbaris, pertolongan pertama, dan pengetahuan alam, tetapi juga dalam kedisiplinan, akhlak mulia, serta ketangguhan mental yang selama ini dibina di lingkungan pesantren.
Ketua Pembina Pramuka Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Tanjung Agung, Fatmawati, S.Pd.I, menyampaikan rasa bangga atas capaian para santri tersebut. Menurutnya, pendidikan pesantren dan kegiatan kepramukaan memiliki nilai yang sejalan dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, mandiri, beriman, dan bertakwa.
“Bagi kami, Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan sarana untuk membentuk santri yang tidak hanya memahami ilmu agama dan ilmu umum, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme, cinta tanah air, dan siap berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Salah satu siswa yang lolos, Pito Andrean, mengaku bersyukur dan bangga dapat membawa nama baik almamater hingga ke tingkat nasional. Ia bersama rekan-rekannya bertekad memberikan yang terbaik pada ajang Jambore Nasional mendatang.
“Kami berlatih di sela-sela waktu mengaji dan belajar. Lelah pasti ada, tetapi keinginan untuk berprestasi dan membanggakan orang tua serta pengasuh pondok membuat kami terus semangat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah, H. Abdul Mutalib, S.Ag, berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Ia juga berpesan agar para siswa yang akan berangkat tetap menjaga akhlak serta nama baik pesantren di mana pun berada.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa santri mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Selain itu, capaian tersebut juga menegaskan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, berilmu, dan berjiwa patriotik.
Kini, ketiga siswa tersebut tengah mempersiapkan diri melalui latihan intensif guna tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah pada ajang Jambore Nasional Gerakan Pramuka mendatang.
(Reporter: Hapis)











