LENSAONE.ID – JAMBI – Keluarnya hasil audit forensik terkait gangguan sistem dan keamanan yang sempat mengguncang Bank Jambi menjadi titik awal pembenahan menyeluruh terhadap bank milik daerah tersebut. Laporan yang telah lama dinantikan publik itu diharapkan mampu mengungkap akar persoalan sekaligus menjadi dasar penguatan tata kelola dan sistem keamanan perbankan ke depan.
Audit forensik tersebut tidak hanya berfungsi sebagai dokumen investigasi, tetapi juga menjadi acuan dalam memperbaiki tata kelola perusahaan, meningkatkan standar keamanan digital, serta memulihkan kepercayaan nasabah yang sempat terdampak akibat insiden tersebut.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, S.E., menegaskan bahwa seluruh pihak terkait harus segera menindaklanjuti temuan yang tertuang dalam laporan audit forensik tersebut. Menurutnya, masyarakat kini menunggu kepastian serta langkah konkret dari pihak yang berwenang.
“Kami memang sudah berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait. Direktur Bank Jambi juga telah mengabari kami bahwa hasil audit forensik Bank Jambi sudah keluar dan telah diserahkan kepada Polda Jambi. Kami berharap karena hasil forensik telah keluar, maka segera ditindaklanjuti, karena masyarakat menunggu,” ujar Hafiz.
Ia menekankan bahwa penyelesaian persoalan ini harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Selain itu, tindak lanjut yang cepat dinilai penting untuk memastikan sistem keamanan dan layanan perbankan Bank Jambi semakin kuat sehingga mampu memberikan rasa aman kepada seluruh nasabah.
Hafiz juga memastikan DPRD Provinsi Jambi akan terus mengawal perkembangan penanganan kasus tersebut. Menurutnya, seluruh rekomendasi yang tercantum dalam hasil audit forensik harus diimplementasikan secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola Bank Jambi.
“Pembenahan yang komprehensif menjadi kunci agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang,” tegasnya.
Dengan telah diserahkannya hasil audit forensik kepada aparat penegak hukum, publik kini menantikan proses lanjutan yang diharapkan mampu memberikan kejelasan atas kasus tersebut sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Bank Jambi sebagai lembaga keuangan milik daerah.
(Reporter: Meric)















