Jambi Masih Urutan Ke 6 Penyalahgunaan Narkotika

Provinsi jambi563 Dilihat

Lensaone.id – Jambi – Sebagai salah satu upaya menekan penyalahgunaan Narkoba baik itu mayarakat biasa atau pun Aparatur Sipil Negara, Badan Narkotika Nasional Provinsi jambi menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Dampak Buruk Penyalahgunaan Narkoba bagi maysrakat dan ASN Di Provinsi jambi pada rabu (15 Juni 2022) di swiss belhotel jambi

 

Dalam kegiatan ini dihadiri ASN di Provinsi Jambi perwakilan Kejati Jambi , Kabag Wasidik Polda Jambi dan Plt Kepala BNN Provinsi Jambi dan perwakilan para pemuda jambi dan mahisiswa

 

Budi Firdaus Darmasila,Plt Kepala BNN Provinsi Jambi menyampai kan kepada instansi pemerintah yang hadir untuk selalu waspada terhadap adanya ASN atau keluarga anda sebagai pengguna narkotika

 

Sesuai (Inpres) No.2 Thn 2020

Mari bersama sama berperan aktif serta dalam pemberantasan peredaran dan Penyalahgunaan narkotika di jambi tidak hanya BNN saja atau penegak hukum saja dalam pemberantasa narkotika

Namun semua pihak termasuk masyarakat dan pemerintah dalam pemberantasan narkoba untuk memberi pemahaman kepada keluarga atau teman tidak mengunakan narkotika

 

Untuk provinsi masih urutan 6 penyalahgunaan narkotika untuk data semantara .Masyarakat jambi sudah mulai mengatuhuin damapat negatif nya Narkotika

Tapi tidak kita pungkirin penyalah gunaan narkoba di jambi masih banyak

 

Kita berharap kan ke depan provinsi jambi bersih dari narkoba

 

Kemudian dengan senanda Kejati Jambi yang diwakilin Rais Dani mengatakan bahwa untuk korban atau penyalahgunaan narkotika akan lebih diarahkan untuk di rehabilitasi. Hal ini akan lebih membantu korban untuk sembuh lebih cepat.

 

Sementara saat itu, langkah ini juga dianggap mampu memutus rantai pengedaran narkotika. Sebab terkadang mereka yang sudah keluar dari lapas justru akan kembali terjerat narkotika jika tidak direhab. Apalagi mengingat saat ini kapasitas lapas yang sudah penuh sehingga para korban lebih baik di rehab.

Kami berharap kita bisa sama sama bersinergi dalam memerangi narkotika.tuturnya.

(Reporter Erick)

Komentar