Masyarakat Ucap Terima Kasih Kepada Dinas PUPR Bungo Tanggap dan respons, Longsor di Bukit Patah perbatasan Dusun Empelu Dan Teluk Pandak

Lensaone.id-Bungo-Laporan masyarakat terkait longsor yang di dusun perbatasan Dusun Teluk Pandak dan dusun Empelu kecamatan tanah sepenggal kabupaten Bungo provinsi Jambi , bertepatan di bukit patah kilo meter 20 jalan tumbuh jalan lama sudah respon PUPR Bungo, dan eksavator vc 200 sudah di lokasi TKP untuk membuang tanah yang longsor, kamis 18 April 2024.

 

 

Pantauan media Online lensaone.id di lapangan di TKP Longsor di bukit pepatah sudah berkeja, untuk merealisasikan tanah yang sudah menunggu di akibatkan longsor sekitar jam lebih kurang 4:40 WIB dini hari,

 

H Hasbi Assidiqie,ST,MT, selaku kepala Dinas PUPR Bungo mengatakan kepada media Online lensone.id via wa “, alat sudah siap ke lokasi longsor ndo,” sampai kadis PUPR Bungo”

 

Haris,S,Kom.MM camat Tanah sepenggal saat di Lokasi longsor juga mengatakan juga ” alhmahumah Alat Berat jenis excavator dari Dinas PUPR sudah respon , tanggap dan sudah berkerja membersihkan tanah yang menumpuk di Area Bukit patah di dusun teluk Pandak arah ke dusun Empelu,kami selaku pemerintah kecamatan tanah sepenggal mengucapkan ribuan terima kasih, kepada dinas PUPR Bungo “, Tutur Haris camat Tanah sepenggal”

 

Masyarakat juga mengucapkan kepada  jajaran polres Bungo, danramil tanah tumbuh, Pol PP Bungo, camat Tanah sepenggal Kapolsek Tana sepenggal , Babinsa, babinkamtibmas, Rio erpuadan, BPD, sekdus, dan masyarakat yang telah Bergotong royong dalam memberikan pokok kayu karet yang rebah di pinggir jalan,

 

Datuk Rio erpuadan dusun teluk Pandak juga menambahkan” kami juga berterimakasih kepada pihak-pihak yang terlibat dan telah bersusah membantu mengevakuasi Tumpukan tanah ke badan jalan, dan kami harapkan agar masyarakat yang melintas baik roda dua dan roda empat untuk bisa mencari jalan lain,

 

Di karena butuh Berjam- jam untuk membersihkan tumpukan tanah tersebut, yang dari mohon Bungo mohon tidak melewati jalan teluk Pandak tepat di pendakian Bukit patah , begitu ya sebaliknya dari mudik seperti tanah tumbuh dan tanah sepenggal,” tutur Rio Erpuadan”

(Reporter Hendri lensaone.id)

Komentar

News Feed