Kapolres Bungo dan Tim Satgas PETI  Musnahkan 57 Rakit Dompeng Ilegal di Sekitar Bandara Muara Bungo

LENSAONE.ID – BUNGO – Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, S.Kom., M.Si., bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, melaksanakan razia besar-besaran terhadap aktivitas tambang emas ilegal di kawasan sekitar Bandara Muara Bungo, Senin (15 Juli 2025).

 

Operasi penertiban ini melibatkan gabungan personel dari Polres Bungo, Kodim 0416/Bute, Satpol PP, serta unsur Pemerintah Kabupaten Bungo. Apel kesiapan digelar pada pukul 09.50 WIB di Jembatan Desa Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah.

 

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa razia ini dilakukan secara terbuka sebagai bentuk peringatan keras kepada para pelaku PETI.

 

“Kita akan laksanakan razia secara terbuka. Harapan kita, para pelaku menertibkan diri. Namun jika tetap membandel, tindakan tegas akan diambil,” tegas AKBP Natalena.

 

 

Dua Tim Diterjunkan, 57 Alat PETI Dimusnahkan

 

Setelah apel, personel dibagi menjadi dua tim:

Tim 1 dipimpin langsung oleh Kapolres bersama Kabag Ops, Kabag SDA, personel Polres Bungo, TNI, dan Satpol PP. Mereka menyisir sisi kiri Jembatan Sungai Buluh dan menemukan serta memusnahkan 25 unit rakit PETI di tiga titik (10 unit, 11 unit, dan 4 unit).

 

Tim 2 dipimpin oleh Kasat Samapta AKP Yan E. Pasaribu dan Kasat Reskrim AKP Ilham Tri Kurnia, bersama Danramil dan personel gabungan lainnya. Mereka bergerak ke sisi kanan jembatan dan menemukan 15 unit rakit PETI dari dua titik (10 unit dan 5 unit).

 

Operasi kemudian berlanjut ke lokasi ketiga di area Alindo, Desa Tanjung Menanti, Kecamatan Bathin II Babeko, yang juga berada di kawasan sekitar bandara. Di lokasi ini, ditemukan 17 unit lanting PETI, tersebar di tiga titik (4 unit, 6 unit, dan 7 unit).

 

Total keseluruhan, 57 unit alat PETI berhasil ditindak dan dimusnahkan, terdiri dari 40 unit rakit dan 17 unit lanting. Seluruh alat dimusnahkan di tempat dengan cara dibakar, sebagai langkah pencegahan agar tidak digunakan kembali.

 

 

Tidak Ditemukan Pelaku di Lokasi

Dalam operasi ini, tidak ditemukan pelaku atau warga yang berada di lokasi saat razia berlangsung. Meskipun demikian, Kapolres menegaskan bahwa upaya penegakan hukum akan terus berlanjut.

 

“Kita akan terus berkoordinasi lintas sektor dan menjalankan operasi secara berkelanjutan,” tutup AKBP Natalena.

 

Harapan Masyarakat

Masyarakat Bungo berharap kepada Kapolres dan Tim Satgas PETI agar terus melakukan razia, tidak hanya di sungai besar tetapi juga di sungai-sungai kecil. Mereka meminta agar semua jenis aktivitas PETI—termasuk rakit dompeng darat, dompeng sungai, excavator, dan lubang tikus—diberantas tanpa ampun.

 

Masyarakat mengeluhkan dampak serius terhadap lingkungan, khususnya tercemarnya air sungai akibat bahan kimia dari aktivitas PETI, yang mengancam makhluk hidup di dalamnya.

 

Reporter: Hendri – Lensaone.id

News Feed