Lensaone.id – Banjir yang melanda Aceh Utara, Langkat, Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Tapanuli Selatan disebabkan oleh hujan ekstrem dalam beberapa hari terakhir serta meningkatnya sedimentasi di sejumlah sungai. Kondisi tersebut berdampak pada ribuan warga, merusak infrastruktur, dan menimbulkan korban jiwa.
Sebagai langkah respons, Kementerian Kehutanan memperkuat pemulihan dan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) melalui berbagai upaya strategis, di antaranya:
Rehabilitasi hutan dan lahan di wilayah rawan banjir
Revegetasi pada area sempadan sungai
Pengetatan pengawasan tata guna lahan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut
Selain itu, Kemenhut meningkatkan koordinasi lintas sektor melalui:
Normalisasi alur sungai
Pemantauan hidrometeorologi
Penguatan sistem peringatan dini bencana
Serangkaian langkah terpadu dari hulu hingga hilir ini diambil untuk menurunkan risiko banjir serta memperkuat ketahanan lingkungan di wilayah terdampak.
#Kemenhut
Sumber: FB Kementerian Kehutanan
(Reporter: Hendri)








