Lensaone.id – Bungo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bungo pada Selasa malam mengakibatkan Sungai Batang Telentam meluap. Ditambah luapan Sungai Batang Tebo, kondisi tersebut menyebabkan SDN 149/II Tanah Bekali, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi kembali terendam banjir, Rabu (13/5/2026).
Banjir mulai merendam area sekolah sejak siang hari sekitar pukul 13.00 WIB dengan ketinggian air mencapai sekitar 100 sentimeter. Namun hingga pukul 18.00 WIB, debit air terus meningkat dan mencapai kurang lebih 150 sentimeter. Sekolah tersebut diketahui sudah menjadi langganan banjir sejak tahun 2021. Bahkan dalam satu tahun, sekolah itu bisa mengalami banjir hingga empat kali.
Kepala SDN 149/II Tanah Bekali, Tarmizi mengatakan, banjir terparah terjadi pada tahun 2024 lalu, ketika hampir seluruh bangunan sekolah terendam dan hanya bagian atap yang terlihat.
“Sekolah kami memang lebih rendah dari permukaan tanah sekitar. Jadi kalau hujan deras semalaman, pasti banjir,” ujar Tarmizi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Ia menjelaskan, saat ini dirinya bersama majelis guru dan sejumlah siswa kelas 4 serta kelas 6 masih berada di lokasi sekolah untuk menyelamatkan barang-barang penting menggunakan sampan.
“Sekarang kami bersama majelis guru dan dibantu anak-anak menggunakan sampan untuk mengevakuasi barang-barang ke tempat yang lebih tinggi, seperti buku-buku, laptop, speaker, dan barang berharga lainnya agar aman dari banjir. Ini sudah menjadi kegiatan rutin kami setiap kali banjir datang,” katanya.
Tarmizi berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat segera mencari solusi agar bangunan sekolah ditinggikan sehingga tidak lagi menjadi langganan banjir.
“Kami sangat berharap kepada Kementerian Pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo, DPRD, Bupati, dan instansi terkait agar ada solusi nyata untuk sekolah kami, supaya bangunan sekolah bisa ditinggikan dan terhindar dari banjir,” harapnya.
Hal senada juga disampaikan warga Dusun Tanah Bekali, Cik Wan. Ia mengaku prihatin dengan kondisi SDN 149/II Tanah Bekali yang hampir setiap tahun terus dilanda banjir.
“Saya sangat prihatin melihat kondisi sekolah itu. Hampir setiap tahun banjir, bahkan bisa empat kali setahun. Kami berharap pemerintah, terutama Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo, bisa segera mengambil langkah agar sekolah tersebut ditinggikan sehingga aman dari banjir,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat Dusun Tanah Bekali berharap ada perhatian serius dari pemerintah karena aktivitas belajar mengajar kerap terganggu akibat banjir yang terus berulang.
(Penulis: Hendri)







