LENSAONE.ID – JAMBI – Kenaikan tarif parkir kendaraan di Bandara Sultan Thaha Saifuddin, Jambi, menjadi sorotan warga. Tarif yang semula Rp6.000 kini naik menjadi Rp9.000 per kali masuk. Kenaikan ini menuai kekecewaan masyarakat, terutama karena dinilai kurang sosialisasi.(21/10/26)
Bandara Sultan Thaha Saifuddin sendiri beralamat di Jalan Soekarno-Hatta, Paal Merah, Kota Jambi. Setiap harinya, bandara ini melayani pergerakan penumpang yang semakin meningkat, sehingga layanan penunjang seperti area parkir menjadi bagian penting kenyamanan publik.
Salah satu pengguna jasa yang menyampaikan kekecewaannya adalah Abdul Kadir. Ia mengaku terkejut saat membayar tarif parkir di gerbang keluar yang kini dibanderol seharga Rp9.000. Selama ini, ia mengenal tarif parkir di bandara tersebut sebesar Rp6.000. Perubahan yang terjadi tanpa pemberitahuan sebelumnya membuatnya merasa tidak dihargai sebagai pengguna.
“Saya baru tahu saat sampai di loket pembayaran. Tidak ada pengumuman jelas sebelumnya. Ini terasa mendadak,” ujar Abdul Kadir, yang berharap pihak pengelola lebih terbuka dalam menginformasikan perubahan biaya yang langsung berdampak ke kantong masyarakat.
Dari keluhan yang disampaikan warga, setidaknya ada dua hal utama yang menjadi sorotan terkait kenaikan tarif ini kemudahan Minimnya Sosialisasi Banyak pengunjung maupun penumpang yang baru menyadari adanya kenaikan biaya saat hendak keluar dari area parkir. Tidak adanya pemberitahuan yang jelas dan terbuka membuat pengguna merasa perubahan ini terjadi secara tiba-tiba. Padahal, kenaikan biaya layanan seharusnya dikomunikasikan jauh sebelumnya agar masyarakat dapat menyesuaikan diri dan juga Fasilitas Belum Terasa Seimbang dengan Tarif Baru
Masyarakat juga menilai peningkatan harga tidak diiringi dengan peningkatan kualitas layanan yang terasa nyata. Beberapa hal yang masih menjadi keluhan antara seperti Area parkir yang sebagian belum memiliki kanopi pelindung dari panas dan hujan
Sistem pembayaran elektronik yang kerap mengalami kendala atau error
Antrean di gerbang keluar yang masih cukup panjang dan memakan waktu
Pengguna berpendapat, jika tarif dinaikkan, maka fasilitas dan kenyamanan yang diterima harus ikut meningkat agar terasa seimbang dan layak dibayar.
Hingga dikonfirmasi Pihak PT.Angkasa Pura II melalui Branch. Comm, CSR memberikan jawaban’nanti kami berikan press release resmi dari GM bang..untuk penyesuaian tarif hanya untuk roda 4
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Bandara Sultan Thaha Saifuddin melalui Humas Angkasa Pura II belum memberikan tanggapan resmi.
Kami berharap pihak pengelola segera memberikan penjelasan terbuka mengenai alasan kenaikan tarif, rincian biaya, serta rencana perbaikan fasilitas yang akan dilakukan dengan pendapatan tambahan tersebut. Masyarakat berhak mengetahui kejelasan informasi agar tidak muncul kesalahpahaman di kemudian hari.
Sementara itu, pengguna lain, Erwin Az, berharap pihak terkait mendengarkan aspirasi warga. “Kenaikan boleh saja dilakukan, asal transparan dan fasilitasnya membaik. Jangan hanya harga yang naik, tapi pelayanannya tetap sama saja,” ujarnya.
(Reporter: Meric)














