Panen Raya Jagung Serentak di Jambi, Polri– TNI Pemda Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Lensaone.id – Muaro Jambi – Sinergi kuat antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat kembali ditunjukkan melalui kegiatan Door Stop Panen Raya Jagung Serentak yang digelar di Desa Tunas Mudo, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (8/1/2026).

 

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, perwakilan Danrem 042/Gapu, Pejabat Utama Polda Jambi, Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan, Wakapolres Muaro Jambi Kompol Deni Mulyadi, Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H. Mahir, unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten, kelompok tani, serta tamu undangan lainnya.

 

Panen raya jagung tersebut dilaksanakan secara simbolis di atas lahan seluas ± 26,3 hektare, dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 30 ton jagung. Kegiatan ini juga dilakukan serentak di 25 titik di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

 

Panen dipimpin langsung oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim bersama Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani sebagai wujud dukungan nyata terhadap program swasembada pangan nasional, khususnya komoditas jagung yang berperan penting bagi ketahanan pangan dan kebutuhan pakan ternak.

 

Dalam keterangannya, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga aktif mendukung pembangunan nasional melalui sektor pertanian.

 

“Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam program-program strategis seperti ketahanan pangan. Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan petani dan masyarakat Muaro Jambi,” ujar Wakapolda.

 

Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak ini menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

(Reporter: Meric)