Demi Tingkatkan Etos Kerja, 4 Tahun Terakhir Merangin Aktiv Kirim ASN Ikuti Agenda Revolusi Mental
Lensaone.com – MERANGIN,- Agenda penting diklat “Revolusi Mental” yang merupakan kebijakan pusat, terus diikuti Pemkab Merangin.
Bahkan empat tahun terakhir, Kabupaten Merangin terbilang Kabupaten yang cukup aktiv mengirimkan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun para kades guna mengikuti kegiatan agenda revolusi mental yang kerap berlangsung di kampus pembangunan karakter Indonesia di Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.
“ Tujuan dari kegiatan ini jelas. Bagaimana kita me-review para ASN di Merangin untuk terus meningkatkan etos kerja di berbagai segi. Termasuk hal utama terkait pelayanan publik.
“ Makanya sudah empat tahun terakhir, Merangin aktiv mengirimkan para ASN untuk ambil bagian dalam diklat tersebut,” Ungkap Bupati Merangin H Al-Haris usai menghadiri penutupan diklat revolusi mental di Subang, baru – baru ini.
Dikatakan Bupati Merangin dua periode ini, berbagai kegiatan dilakukan para peserta diklat. Mulai dari pembelajaran ahklak, fisik, serta juga materi penting lainnya bagimana menjadi seorang pemimpin.
“ Hampir 7 gelombang Kabupaten Merangin mengirimkan peserta untuk mengikuti Diklat Revolusi Mental kali ini,” Tambah suami dari Hj Hensidar ini bertutur.
Peserta revolusi mental saat mendengarkan materi
Kegiatan dilaksanakan 9 Maret – 14 Maret 2020 tersebut, selain Kabupaten Merangin yang ambil bagian juga nampak mengikuti kegiatan Kota Bau-Bau, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Selain Bupati Merangin hadir langsung dalam penutupan tersebut, juga hadir Wali Kota Bau-Bau AS Tamrin, Ketua pembina Kampus Pembangunan Karakter Indonesia Prof Dr Drs Ermaya Suradinata,Kepala Lemdiklat Kampus Pembangunan Karakter Indonesia Irjen Pol (Purn) Mudji Santoso,Sekjen Lamdiklat Laksda TNI(Purn) A.Yani Antariksa,Deputi Pendidikan Lamdiklat Majen TNI(Purn) Bibit Santoso.
Dalam kesempatan tersebut, dengan bangga Bupati Merangin memberikan cindera mata, plakat Kabupaten Merangin kepada Kampus Pembangunan Karakter Indonesia.
Reporter. : Try benk










Komentar