Lensaone.id – Jambi – Aliansi Masyarakat Anti Manipulasi dan Korupsi (AMPUTASI) kembali menggelar aksi meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi berantas diduga mafia proyek yang terjadi di Kementerian PUPR POKJA Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Pemukiman Provinsi Jambi, Senin (12/07/21).
Amputasi mencium diduga adanya persekongkolan jahat atau kongkalikong antara pihak ULP Kementeran PUPR dan pihak rekanan yang sengaja menabrak peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Korlap aksi, Abdullah menjelaskan “disini kami mencium adanya aroma mafia proyek untuk anggaran APBN dan APBD. Berapa banyak uang negara yang dikantongi pakang proyek (perusahaan yang menang menjual kepada rekanan lokal dengan harga 10-15 persen), jelas Abdullah
Berdasarkan data yang kami miliki proyek tahun 2021 yang masuk di jambi 80 persen dimenangkan oleh perusahaan yang berada diluar jambi, yang faktanya dilapangan yang mengerjakan adalah kontraktor lokal, terang Abdullah.
Maka dari itu, kami dari Amputasi Mendesak Komisi V dan Komisi II DPR RI Dapil Jambi menggunakan fungsi pengawasan nya sebagai wakil rakyat. Ini jangan dijadikan ajang pencitraan dan konsumsi politik. Ayo kita selamatkan daerah kita ini dari pakang-pakang proyek,
Kalau hal ini tidak ditindak lanjuti, kami dari Amputasi dalam waktu dekat akan mendatangi gedung DPR RI, KPK dan Kementerian PUPR.pungkas abdulah,
(Reporter Erick)









Komentar