Lensaone.id – Bungo- Rabu 6 Oktober S 2021 Dusun Teluk Kecimbung Kecamatan Tanah Tumbuh Kabupaten Bungo Provinsi Jambi.Demi menjaga kesehatan warga,kompak Pemerintah Dusun Teluk Kecimbung Bekerja sama dengan TNI Polri dan petugas puskesmas tanah tumbuh.
Sebanyak 350 Lebih warga dusun Teluk Kecimbung mengikuti vaksin,yang bertempatan di depan kantor camat tanah tumbuh.Turut Hadir Di acara di hadiri polres Bungo , Koramil tanah tumbuh, babinkamtipmas, PLT Camat Tanah Tumbuh Tumbuh, Rio – Rio serta seluruh perangkat desa seluruh di kecamatan tanah tumbuh.
Amrizal selaku Rio Dusun Teluk Kecimbung”menyampaikan”vaksin ini kami laksanakan vaksin masal serentak di seluruh Dusun Yang di kecamatan tanah tumbuh, vaksin ini ada yang mengikuti tahap pertama dan Ada juga yang mengikuti vaksin tahap kedua.”Turur Rio Amrizal”
Alhamdulillah Juga pada hari lebih kurang 350 warga dusun Teluk Kecimbung yang sudah mengikuti vaksin ini semoga nanti nya kami juga berharap bisa lebih mencapai 100 persen suntik vaksin kepada warga Teluk Kecimbung harus sudah di vaksin dan jangan takut Divaksin karena vaksin tidak lah berbahaya vaksin dapat meningkatkan kan imun tumbuh kita agar kita semua terhindar dari penyakit covid 19 ini.”tutup nya”
PLT Camat Tanah Tumbuh Darussalam juga mengatakan kami dari pemerintah kecamatan Tanah Tumbuh terus dan giat berupaya agar Warga yang di dusun baik lansia,muda mudi, siswa dan siswi, di tahun hendak sudah semua di vaksinasi, sampai kepada warga jika yang hendak di vaksinasi datang aja ke tim baik di dusun atau pun langsung kepuksemas tanah tumbuh ,bawa KTP dan KK” sampai camat.
Ketus BPD bahari Dusun teluk Kecimbung yang memimpin masyarakat untuk melaksanakan Suntik Vaksin, ,Bahari juga mengatakan kepada Media Online lensaone.id ” alhamdulillah kami sudah di vaksin ada yang tahap pertama dan ada Tahap kedua, marilah kita sama-sama ikut vaksinasi bagi yang belum ,selagi ini masih gratis , besok besok kita belum apakah gratis tau tidak,maka justru itu kita laksanakan Vaksin,biar kita terhindar dari wabah Virus Covid-19 ini.
(Reporter Hendrry)












Komentar