Lensaone.id-Jambi-Soldaritas dari kalanggan masyarakat peduli terhadap pak arsil untuk cari ke adilan memperjuang hak tanah dan istri nya ditahan atas dugaan menyerobot lokasi tanah yang berlamat Jln mkuku pal 5 kota Rt 07 kecamata kota baru kota jambi.Dalam Soldaritas ini pak arsil ditemanin para kalang mahasiswa dan pemuda berunjuk rasa ke BPN Kanwil jambi.
Dalam aksi unjuk rasa soldaritas pak arsil langsung mengayung kan sepeda berserta pisang menujuh BPN Kanwil jambi Dari pantaun dilapangan awak media pak arsil terlihat wajah sedih untuk mencari ke adil memperjuangkan istri yang dipidana.
Saat di wawancara pak arsil mengatakan kita hari ini mendatang BPN kanwil jambi terdiri dari teman teman dan kalang peduli untuk menperjuang kan tanah hak milik kami. Selama ini pajak nya kita bayar sesuai Ketentuan tiba- tiba diklim punya kepemilikan orang lain, Tanpa melihat sertifakat kepada kami
Pak arsil mencerita ketika pada tahun 2017 kita didatangin orang yang mengklaim bahwa tanah yang mereka tempati selama puluhan rahun itu miliknya.
Orang itu memintak untuk melihat surat kepemilikin tanah kami, kami lihat kan
Kemudian kami menayakan sertifikat kata tidak bisa di lihat,dengan alasan tidak sebarang dilihat kan
Kemudian muncul Berbagai tekanan dan ancaman muncul dari berbagai pihak. Mulai dari adanya ancaman melalui surat yang mengatakan akan memagar bangunan yang ada di lahan tersebut, hingga penggusuran bangunan.
Pada tahun 2018 munculah sertifikat baru dengan nomor sertifikat hak milik lebih muda dari yang saya punya sertifikat saya arsil dan Elida Chan .
Tidak sampai disitu, kasus ini bergulir hingga lima tahun lamanya, Elida Chan pun ditetapkan sebagai tersangka penyerobotan lahan. Padahal, asril dan Elida Chan memiliki bukti-bukti yang kuat seperti Sertifikat Tahun 1983 diterbit kan dengan Nomor 418
Dengan memiliki nomor jauh lebih tua dari sertifikat yang baru, pembayaran PBB yang lengkap dan bukti-bukti lainnya yang berasal dari notaris.
Pada waktu istri saya dibilang penyerobotan padahal tanah ini milik saya lengkap dengan surat surat nya dan bayar PBB nya Dan dipidana dengan putusan 9 bulan padahal pada waktu penagkapan ibu elida chan tidak ada surat penangkap.satu hari kemudian baru dikasih surat penangkap. Saya merasa tidak sesuau presuder dengan penangkapan
Dikira nya istri saya pejehat besar sampai dijemput paksa oleh oknum penegak hukum tanpa membawa surat tangkapan. Sekitar Sebanyak dua puluh oknum penegak hukum menjemput Elida Chan (istri saya).

Ditempat yang sama kuasa hukum pak asril,Maizarwin menyampai kan allhamdullah kita hari mendatangi BPN kanwil jambi menyanya kan kebenaran kepemiliki tanah yang beralamat di jln pal rt 07 kecamata kota baru kata jambi
Disini unjuk rasa kita diterimah kabid sekta kanwil provinsi jambi atas nama pak reza, Allhamdulillah kita diterimah dikasih jangka waktu 2 minggu untuk turun kelapangan mengceke ke jelas tersebut. Yang jelas BPN Kanwil jambi mengakuian sertifikat pak arsil sah.Kemudian BPN Kanwil jambi ingin membutikan letak dari dua serifikat tersebut
Disini dari kepolisian dan kejaksaan ada kehilapan melihat perkara ini kurang jeli,Kita selsai kan dulu perdata dalam sengketa tanah tersebut itu siapa pemiliki nya
Seandai perdata selsai Baru bisa pidana umum lanyut Untu ukuran tanah pak arsil seluas 525 sedang pihak orang itu diangka 600 lebih. bentuk tanah kita segi tiga sedangkan kan mereka lancip.
Kita berharap kepalah BPN Kanwil jambi untuk jelih melihat perkara tanah ini
Kemudia kabid sengketa BPN Kanwil jambi reza menyampaikan disini perkara tanah kepemilikan dua sertifikat dalam proses kita pelajaran selama 2 minggu kita akan turun ke lokasi kebenaran dari dua serifikat tersebut. Disini kita tekan kan bilamana ada Oknum BPN bermain, kita tindak tegas sebagai mafia tanah kita tidak main main.
(Reporter Erick)














Komentar