Lensaone.id – Bungo – Kondisi Jembatan Gantung Pemanen yang berada di Dusun Lubuk Benteng, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, kini kian memprihatinkan. Jembatan yang dibangun bertahun-tahun lalu ini mengalami kerusakan serius pada bagian sling win (pengencang) kiri dan kanan yang telah lama putus dan belum mendapat perbaikan. Akibatnya, struktur jembatan tampak menciut dan melengkung di bagian tengah, menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.
Pantauan Lensaone.id pada Minggu, 15 Juni 2025, menunjukkan kondisi jembatan yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Lubuk Benteng ini seperti luput dari perhatian. Meski pembangunannya menghabiskan dana lebih kurang Rp 4 miliar yang bersumber dari APBD dan APBN, hingga kini belum pernah dilakukan perbaikan atau rehabilitasi.
Cat jembatan tampak memudar, dan beberapa komponen penting seperti sling win kiri dan kanan masih belum diperbaiki. Warga menduga, putusnya sling pengencang inilah yang menyebabkan bagian tengah jembatan melengkung cukup parah. Hal ini berpotensi menimbulkan bahaya, apalagi jembatan tersebut masih dilalui kendaraan ringan seperti mobil sedan dan sepeda motor.
Salah seorang warga yang rutin melintasi jembatan tersebut, dan enggan disebutkan namanya, mengungkapkan keprihatinannya.
“Kami sangat bersyukur atas keberadaan jembatan ini karena sangat membantu aktivitas harian. Tapi sekarang kondisinya sangat memprihatinkan. Sling kiri dan kanan sudah putus, dan jembatan melengkung di tengah. Setiap kali melintas, kami was-was dan takut terjadi sesuatu. Kami mohon agar pemerintah, terutama Dinas PUPR Kabupaten Bungo, Dinas PUPR Provinsi, hingga Kementerian PUPR, segera turun ke lapangan untuk mengecek dan memperbaikinya,” ungkapnya.
Warga berharap adanya respon cepat dari pihak terkait sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah atau bahkan membahayakan keselamatan pengguna.
(Reporter: Hendri)














