Lensaone.id – Jambi – Selama tiga hari pelaksanaan Operasi Patuh Siginjai 2025 (14–16 Juli), Polda Jambi mencatat 1.182 pelanggaran lalu lintas yang ditindak melalui tilang manual, serta 3 kasus kecelakaan lalu lintas.
Operasi ini bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.
Data Pelaksanaan Operasi:
Edukasi (Pre-emtif):
Binluh meningkat drastis: dari 0 menjadi 46 kali.
Penluh menurun 32,24%: dari 4.706 menjadi 3.189 kali.
Sosialisasi turun 27,20%: dari 6.570 menjadi 4.783 kali.
Pencegahan (Preventif):
Pengaturan lalu lintas naik 3,98% (992 kegiatan).
Penjagaan naik 11,97% (1.740 kegiatan).
Patroli meningkat 5,81% (966 kegiatan).
Pengawalan menurun 10%: dari 60 menjadi 54 kegiatan.
Penindakan (Represif):
Tilang manual naik 23,38%: dari 958 menjadi 1.182 perkara.
ETLE turun 47,62%: dari 21 menjadi 11 perkara.
Teguran naik 27,66%: dari 640 menjadi 817 perkara.
10 Besar Polres Penindakan Tilang Tertinggi:
1. Polres Batanghari – 166 Tilang
2. Polresta Jambi – 142 Tilang
3. Polres Muaro Jambi – 140 Tilang
4. Ditlantas Polda Jambi – 134 Tilang
5. Polres Sarolangun – 115 Tilang
6. Polres Merangin – 100 Tilang
7. Polres Tanjab Barat – 99 Tilang
8. Polres Tebo – 91 Tilang
9. Polres Kerinci – 85 Tilang
10. Polres Tanjab Timur – 63 Tilang
11. Polres Bungo – 58 Tilang
Data Kecelakaan Lalu Lintas:
Total kasus: 3 kasus (sama dengan tahun lalu)
Korban luka berat (LB): naik dari 1 menjadi 3 orang
Korban luka ringan (LR): turun dari 1 menjadi 0 orang
Korban meninggal (MD): tetap 2 orang
Kerugian materiil: naik 41,67% menjadi Rp 25,5 juta
Distribusi Kasus:
Polres Sarolangun: 2 kasus, 2 MD, 2 LB, Rp 25 juta
Polres Bungo: 1 kasus, 1 LB, Rp 500 ribu
Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan disiplin dan kepatuhan dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama.
“Gunakan helm, lengkapi surat-surat kendaraan, dan taati aturan. Keselamatan adalah kebutuhan bersama,” tegasnya”.
(Reporter: Hendri Lensaone.id)













