LENSAONE.ID – SAROLANGUN – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sarolangun dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kondisi tanah menjadi labil hingga terjadi longsor di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.
Peristiwa tersebut menimpa warga yang tengah beraktivitas kerja di lokasi pertambangan emas tanpa izin (PETI).
Menyikapi kejadian itu, Polda Jambi bergerak cepat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengerahkan sebanyak 123 personel untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban. Personel yang diturunkan terdiri dari Brimob Polda Jambi, Sabhara Polres Sarolangun, Tim SAR, serta unit K9.
Hingga saat ini, delapan orang dilaporkan meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka-luka akibat tertimbun material longsor. Para korban diketahui merupakan warga Dusun Mengkadai dan Desa Lubuk Sayak. Korban luka telah mendapatkan penanganan medis, sedangkan identitas beberapa korban meninggal dunia masih dalam proses pendataan oleh petugas.
Polda Jambi mengimbau masyarakat untuk tidak kembali melakukan aktivitas di lokasi rawan longsor, khususnya kegiatan PETI, karena dapat membahayakan keselamatan jiwa serta berpotensi menimbulkan dampak hukum dan kerusakan lingkungan.
Atas peristiwa tersebut, Polda Jambi juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas meninggalnya para pekerja dalam kecelakaan kerja akibat longsor di Kabupaten Sarolangun.
(Reporter: Hendri)







