LENSAONE.ID – Jambi – Warga Telanaipura tepatnya di Jalan Kapten A. Hasan (Pemancar) mengaku resah dengan aktivitas truk bermuatan besar yang kerap melintasi kawasan permukiman mereka.
Menurut keterangan warga, dalam sehari puluhan truk berukuran besar terlihat bolak-balik melewati jalan tersebut. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan warga, terutama anak-anak, serta potensi kerusakan jalan.
Salah satu warga, Eric, mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui pasti asal maupun tujuan kendaraan-kendaraan tersebut. Namun yang jelas, intensitas lalu lintas truk berat dinilai tidak wajar untuk jalan lingkungan.
“Kami tidak tahu itu mobil dari mana, apakah milik perusahaan atau proyek. Yang jelas, truk bermuatan besar sering bolak-balik lewat sini. Ini bukan jalan untuk kendaraan berat. Kalau terus dibiarkan, jalan bisa rusak, berdebu, dan membahayakan warga, terutama anak-anak,” ujarnya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Firman. Ia menyoroti adanya truk jenis tronton molen yang mengangkut material seperti semen dan pasir melintas di jalan yang hanya memiliki lebar sekitar empat meter.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berpotensi merusak jalan, tetapi juga memicu kemacetan karena ukuran kendaraan tidak sebanding dengan lebar jalan.
“Seharusnya pihak proyek memikirkan dampak bagi masyarakat, bukan hanya kepentingan bisnis. Jalan ini sempit, kalau terus dilewati kendaraan besar, bisa rusak dan membahayakan. Kalau masih terus seperti ini, warga bisa saja melakukan penutupan jalan,” tegasnya.
Warga berharap pihak terkait, baik dari kelurahan, kecamatan, maupun instansi berwenang di Kota Jambi, segera mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan tersebut sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.
(Reporter: Meric Lensaone.id)














