Lensaone.id – Bungo – Kondisi dunia pendidikan di Kabupaten Bungo kembali menjadi perhatian. Pemerintah Dusun Pekan Jumat bersama majelis guru, tokoh masyarakat, serta anggota DPRD Provinsi Jambi Fraksi PPP Dapil 5 Bungo–Tebo meninjau langsung kondisi SD Negeri 203 Pekan Jumat yang berada di Dusun Pekan Jumat, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Senin (18/05/2026).
Dari hasil peninjauan tersebut, kondisi bangunan sekolah dinilai sudah tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar. Kerusakan terlihat pada bagian seng atap, plafon, hingga kayu reng yang sebagian besar sudah rapuh. Diperkirakan sekitar 70 persen bangunan mengalami kerusakan. Meski tiang dan dinding bangunan masih terlihat kokoh, kondisi keseluruhan sekolah sangat memprihatinkan dan dinilai tidak nyaman bagi para siswa.
Bahkan, para siswa terpaksa belajar menggunakan lapik di ruang kelas dengan kondisi atap yang bocor.
Saat hujan turun, sejumlah ruangan mengalami kebanjiran sehingga aktivitas belajar mengajar menjadi sangat terganggu.
Dalam kunjungan tersebut, Datuk Rio M. Ayub bersama tokoh masyarakat mengajak langsung anggota DPRD Provinsi Jambi Fraksi PPP Dapil 5 Bungo–Tebo, H. Yahya, S.Pd.I, untuk melihat kondisi sekolah. H. Yahya mengaku prihatin setelah melihat langsung kerusakan yang terjadi di SDN 203 Pekan Jumat.
“Kerusakan sekolah ini memang sangat parah, mulai dari plafon, kayu reng, hingga atap yang sudah banyak berlubang. Ketika hujan, banyak ruang kelas yang kebanjiran, sementara kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung setiap hari,” ungkapnya.
Sementara itu, Datuk Rio M. Ayub saat diwawancarai media online Lensaone.id mengatakan bahwa pihak pemerintah dusun dan masyarakat telah berulang kali mengusulkan rehabilitasi sekolah tersebut melalui musrenbang dusun maupun kecamatan.
“SDN 203 Pekan Jumat ini sudah terus kami usulkan setiap tahun melalui musrenbang dusun dan kecamatan. Namun hingga saat ini belum juga terealisasi. Harapan kami kepada Pemerintah Kabupaten Bungo, terutama Dinas Pendidikan, DPRD Dapil 3, Bupati dan Wakil Bupati Bungo agar segera merespons dan merehabilitasi sekolah ini,” tutur Datuk Rio M. Ayub.
Hal senada juga disampaikan Kepala SD Negeri 203 Pekan Jumat, Bakir, A.M.Pd. Ia berharap pemerintah daerah segera turun langsung melihat kondisi sekolah yang menurutnya sudah sangat memprihatinkan.
“Kami sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bungo, khususnya Bupati, Dinas Pendidikan, dan DPRD Dapil 3 agar tanggap dan turun langsung ke lapangan. Kondisi sekolah kami memang sudah rusak parah. Banyak kayu reng yang lapuk, seng bocor, dan atap yang sudah rusak,” ujarnya.
Usai melaksanakan reses di Dusun Pekan Jumat, H. Yahya, S.Pd.I juga menyampaikan bahwa dirinya akan mencoba berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo terkait kondisi sekolah tersebut.
“Tadi kami sudah mencoba menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo, namun sedang ada rapat. Walaupun ini bukan kewenangan DPRD Provinsi Jambi, saya tetap akan berupaya berkomunikasi dengan pihak terkait agar kondisi sekolah ini bisa segera mendapat perhatian,” tutup H. Yahya, S.Pd.I.
(Penulis: Hendri)









