Kemas Faried Alfarelly Perkuat Kerja Sama dengan Pengakap Malaysia, Targetkan 2.805 Pramuka Garuda hingga 2027

LENSAONE.ID -JAMBI – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, menghadiri kunjungan resmi sekaligus jamuan makan malam bersama delegasi Pengakap Malaysia di Aula Griya Mayang, Minggu (31/5/2026).

 

Delegasi Malaysia dipimpin langsung oleh Mohd Zin bin Bidin selaku Chief Scout of Malaysia, didampingi jajaran pimpinan National Scout Council Malaysia, yakni Ahmad Shazilly bin Ismail Bakti, Zamani bin Tambichek, Mohamad Safri bin Abdillah, serta Mohamad Firdauz Hamzah.

 

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan persaudaraan serta memperkuat kerja sama kepramukaan antara Indonesia dan Malaysia. Kedua negara serumpun itu memiliki kedekatan sejarah, budaya, serta semangat yang sama dalam membina dan membentuk karakter generasi muda.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kemas Faried Alfarelly memaparkan berbagai program unggulan yang tengah dijalankan Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

 

Menurutnya, seluruh program kepramukaan disusun secara terencana melalui visi dan misi organisasi, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Setiap bidang di lingkungan kwartir diberikan ruang untuk menyusun kegiatan yang selaras dengan arah pembangunan organisasi sekaligus mendukung program pemerintah daerah.

 

“Kwartir memiliki program tahunan dan program lima tahunan yang dirancang secara sistematis. Setiap bidang mengusulkan kegiatan berdasarkan visi dan misi organisasi, namun tetap sejalan dengan program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar Kemas Faried.

 

Salah satu target besar yang tengah dikejar Kwarcab Kota Jambi adalah peningkatan jumlah Pramuka Garuda, penghargaan tertinggi dalam Gerakan Pramuka yang diberikan kepada anggota berprestasi pada jenjang Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega.

Ia mengungkapkan, hingga tahun 2027 pihaknya menargetkan lahirnya sebanyak 2.805 Pramuka Garuda.

 

Target tersebut menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda yang memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, serta kepedulian sosial yang tinggi.

 

“Pramuka Garuda bukan sekadar penghargaan, tetapi simbol keberhasilan pembinaan karakter generasi muda. Target ini merupakan langkah strategis untuk melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap menjadi pemimpin masa depan,” tegasnya.

 

 

Selain fokus pada peningkatan jumlah Pramuka Garuda, Kwarcab Kota Jambi juga terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan organisasi melalui peningkatan kompetensi para pelatih dan pembina Pramuka.

Menurut Kemas Faried, keberhasilan pembinaan generasi muda sangat ditentukan oleh kualitas para pembina yang berada di gugus depan. Karena itu, peningkatan kapasitas dan profesionalisme pembina menjadi salah satu prioritas utama dalam program kerja organisasi.

 

“Mereka adalah ujung tombak pendidikan karakter bagi generasi muda. Oleh karena itu, kualitas pembina dan pelatih harus terus ditingkatkan agar proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” katanya.

 

Di samping itu, Gerakan Pramuka Kota Jambi juga terus mendorong pembentukan Kampung Pramuka di berbagai wilayah sebagai pusat kegiatan pendidikan karakter, pembinaan generasi muda, serta pengembangan kreativitas masyarakat.

 

Program tersebut diharapkan mampu menjadi wadah yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperluas jangkauan pembinaan kepramukaan hingga ke tingkat akar rumput.

Kemas Faried menegaskan, berbagai program yang dijalankan saat ini merupakan wujud komitmen bersama untuk memajukan Gerakan Pramuka sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui pembentukan generasi muda yang unggul dan berintegritas.

 

“Kami ingin Gerakan Pramuka menjadi kekuatan besar dalam membangun karakter bangsa. Melalui kolaborasi yang erat, termasuk dengan Pengakap Malaysia, kami optimistis dapat melahirkan generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

 

Kunjungan delegasi Pengakap Malaysia ke Kota Jambi menjadi simbol kuatnya persaudaraan antara organisasi kepramukaan di kawasan Melayu. Pertemuan ini juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan kepemudaan, pendidikan karakter, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

 

(Reporter: Meric)