LENSAONE.ID – JAMBI – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., secara resmi membuka Turnamen Tenis Antar Alumni Perguruan Tinggi Indonesia (ATAPI) ke-16 se-Indonesia Tahun 2026 di Lapangan Tenis Universitas Jambi (UNJA) Kampus Telanaipura, Sabtu (25/7/2026).
Sebanyak 330 alumni dari 16 perguruan tinggi anggota Asosiasi Tenis Alumni Perguruan Tinggi Indonesia (ATAPI) ambil bagian dalam turnamen yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, memperkuat persahabatan, serta membangun sinergi antar sesama alumni dari berbagai daerah di Indonesia.
Prosesi pembukaan berlangsung meriah ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Gubernur Al Haris bersama peserta dan tamu undangan sebagai simbol kebersamaan, persatuan, dan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris mengapresiasi para alumni yang mampu menjaga ikatan persaudaraan melalui olahraga tenis. Menurutnya, hubungan antara sesama alumni tidak seharusnya berhenti setelah menyelesaikan pendidikan, melainkan terus berkembang ketika mereka telah berkiprah sebagai dosen, aparatur pemerintahan, maupun profesional di berbagai bidang.
“Hebatnya para alumni ini mampu merawat kebersamaan dan pertemanan yang tidak hanya berhenti saat masa kuliah, tetapi terus terjalin ketika mereka telah menjadi dosen, aparatur pemerintahan, maupun profesional di berbagai sektor,” ujarnya.
Al Haris menegaskan bahwa olahraga merupakan sarana yang efektif untuk menyatukan masyarakat tanpa memandang jabatan maupun latar belakang.
“Olahraga adalah untuk kesehatan fisik, jiwa, dan rohani serta membangkitkan semangat kita bersama,” katanya.
Ia juga menyampaikan kebanggaannya karena Provinsi Jambi dipercaya menjadi tuan rumah Turnamen Tenis Antar Alumni Perguruan Tinggi ke-16 sekaligus menjadi lokasi pertama pelaksanaan pemilihan kepengurusan baru ATAPI.
“Kita patut bangga karena Jambi dipercaya menjadi tuan rumah sekaligus menjadi lokasi pertama pemilihan pengurus baru ATAPI. Semoga kehadiran 16 perguruan tinggi ini memberi dampak positif bagi perkembangan olahraga tenis dan kemajuan pendidikan di daerah,” tuturnya.
Menurut Al Haris, Universitas Jambi sebagai salah satu anggota ATAPI memiliki peran strategis dalam memperkuat jejaring alumni, mengingat banyak alumninya kini menduduki berbagai posisi penting di pemerintahan maupun sektor lainnya. Ia berharap turnamen ini menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi dan jaringan nasional antara sesama alumni.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Ketua PELTI Provinsi Jambi, Dr. Kamin, SH., MH., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Menurutnya, kehadiran ratusan atlet beserta pendamping dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan perputaran ekonomi selama pelaksanaan turnamen.
“Mudah-mudahan turnamen ini membawa berkah bagi Provinsi Jambi. Selain atlet, banyak pendukung yang datang sehingga dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain pertandingan tenis, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ATAPI. Dr. Kamin berharap jumlah anggota ATAPI terus bertambah hingga mencapai 24 perguruan tinggi dan Jambi kembali dipercaya menjadi tuan rumah pada masa mendatang.
Pertandingan berlangsung di sejumlah venue, yakni Lapangan Tenis Universitas Jambi, Lapangan Tenis Korem 042/Garuda Putih, Lapangan KONI Jambi, dan Lapangan Tenis Polda Jambi.
Acara pembukaan turut dihadiri Rektor Universitas Jambi Prof. Dr. Helmi, SH., MH., Ketua ATAPI Prof. Dr. M. Jafar Hafsah beserta jajaran, Asisten I Sekda Provinsi Jambi Arif Munandar, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, Kepala DP3AP2 Provinsi Jambi Drs. Atma Jaya, M.Si., para kepala perangkat daerah, peserta turnamen, wasit, sponsor, serta tamu undangan lainnya.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Provinsi Jambi tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya alumni perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, tetapi juga menjadi ajang mempromosikan potensi daerah, mendorong perkembangan olahraga tenis, serta memperkuat jejaring pendidikan di tingkat nasional.
(Reporter: Meric)









