Oknum Catut Nama Kasat Resnarkoba Polres Bungo, Minta Uang Rp.50 Juta ke Keluarga Tersangka

Lensaone.id, Bungo – Polres Bungo tengah menyelidiki kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang mencatut nama pejabat kepolisian. Kali ini, nama Kasat Resnarkoba Polres Bungo, IPTU Riko Saputra, digunakan untuk meminta uang kepada keluarga salah satu tersangka kasus narkoba.

 

Kasus ini terungkap setelah seorang istri dari tersangka melaporkan bahwa dirinya telah dimintai uang sebesar Rp50 juta oleh seseorang yang mengaku bisa “mengurus” agar suaminya dibebaskan. Pelaku juga mencatut nama Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, S.KOM., M.Si., guna meyakinkan korban.

 

Kasi Humas Polres Bungo, AKP M. Noer, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Benar, kami telah menerima laporan dari istri salah satu tersangka yang merasa ditipu. Pelaku mencatut nama saya, Kapolres, dan Kasat Narkoba untuk meminta uang sebesar Rp50 juta. Ini murni penipuan,” ujar AKP M. Noer, Sabtu (15 Juni 2025).

 

Polres Bungo menegaskan bahwa seluruh proses hukum terhadap tersangka dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur. Tidak ada kompromi atau penyelesaian di luar jalur hukum, apalagi melalui suap.

 

IPTU Riko Saputra, yang namanya dicatut, juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyuruh siapapun untuk meminta uang kepada pihak keluarga tersangka.

 

“Saya tegaskan, itu adalah penipuan. Saya tidak pernah memerintahkan siapa pun untuk mengurus perkara dengan imbalan uang. Kami akan tindak tegas pelaku yang mencoreng nama baik institusi,” tegasnya.

 

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono turut angkat bicara dan mengecam keras tindakan mencatut nama institusi Polri untuk meraup keuntungan pribadi.

 

“Kami tidak mentolerir tindakan semacam ini. Jika ditemukan unsur pidana, akan diproses secara hukum. Kami juga mengimbau masyarakat agar waspada dan segera melapor bila ada pihak-pihak mencurigakan yang mengaku bisa mengurus perkara secara tidak resmi,” ujarnya.

 

Polres Bungo terus melakukan penelusuran guna mengungkap identitas pelaku penipuan tersebut.

 

Reporter: Hendri

Editor: Redaksi Lensaone.id