Lensaone.id – Jambi – Keluhan serius kembali dialami pelanggan PLN di Provinsi Jambi atas nama Rasidin dengan ID Pelanggan 1430-0149-2959. listrik pascabayar daya 1.300 VA pelanggan sangat kecewa setelah tagihan listriknya melonjak drastis dan dinilai tidak wajar, bahkan melebihi batas pemakaian normal dibanding bulan-bulan sebelumnya.
Berdasarkan data riwayat penggunaan, tagihan listrik pada November 2025 melonjak tajam menjadi Rp 1.458.859 dengan pemakaian 935 kWh, padahal pada bulan-bulan sebelumnya pemakaian relatif stabil di kisaran 112–125 kWh dengan tagihan rata-rata hanya Rp 170 ribu–Rp 195 ribu.
Lonjakan ekstrem ini memicu kecurigaan pelanggan. Sebagai langkah pembuktian, pelanggan kemudian memasang kWh meter pembanding, yang hasilnya menunjukkan adanya perbedaan signifikan dengan kWh meter utama milik PLN.
“Pemakaian kami tidak berubah, alat listrik sama. Tapi tagihan tiba-tiba melonjak hampir sepuluh kali lipat. Ini sangat tidak masuk akal,” ungkap pelanggan dengan nada kecewa.
Ironisnya, saat mencoba mengonfirmasi awak media langsung ke pihak PLN Jambi, upaya tersebut justru menemui jalan buntu. Manajer PLN Jambi, Iswandi, disebut tidak berada di tempat, sementara operator di kantor PLN menolak memberikan jawaban maupun penjelasan resmi.
Awak media hanya ingin kejelasan informasi nya . Tapi manajer tidak ada, operator pun tidak mau memberi jawaban. Pelayanan seperti ini sangat mengecewakan,”
Foto di lokasi juga memperlihatkan dua kWh meter terpasang berdampingan, yakni kWh meter PLN dan kWh pembanding, yang semakin memperkuat dugaan adanya ketidaksesuaian pencatatan pemakaian listrik.
Kejadian ini menambah daftar panjang keluhan masyarakat terhadap pelayanan dan transparansi PLN, khususnya terkait lonjakan tagihan yang dinilai sepihak dan tanpa penjelasan memadai.
Masyarakat pun mendesak PLN Wilayah Jambi untuk segera turun tangan, melakukan audit kWh meter, serta memberikan klarifikasi terbuka dan pertanggungjawaban agar kepercayaan publik tidak semakin terkikis.dan ditambah lagi listrik sering padam tidak menentu membuat masyarakat bertanya bagaimana dalam pelayan PLN terkait pedam listrik yg ada dijambi
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari manajemen PLN Jambi terkait kasus tersebut.
(Reporter : Meric)








