LENSAONE.ID – Jambi – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah pusat ternyata pada tahun 2026 Bank Indonesia cabang Jambi melakukan pembangunan gedung baru yang sagat megah justru menuai sorotan dari masyarakat.
Eric ketua awasi kota jambi menilai pembangunan gedung baru tersebut terkesan kurang tepat sasaran. Pasalnya, gedung lama yang digunakan oleh Bank Indonesia di Jambi dinilai masih dalam kondisi baik, kokoh, dan layak digunakan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, area proyek pembangunan terlihat berada di lingkungan kantor lama yang masih berdiri dengan kondisi cukup terawat. Namun di sisi lain, pembangunan gedung baru disebut-sebut menelan anggaran yang tidak sedikit dari keuangan negara. Ungkap Eric ketua awasi kota
Kondisi ini memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Sebagian warga menilai anggaran besar tersebut seharusnya dapat dialihkan untuk membantu masyarakat yang masih hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Di berbagai sudut provinsi Jambi, masih banyak masyarakat yang menggantungkan hidup dengan bekerja di jalanan seperti menjual koran , mengemis, menarik gerobak dijalan , pedagang kecil, pekerja serabutan, hingga pencari nafkah harian yang berjuang demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur memang penting, namun kesejahteraan masyarakat seharusnya tetap menjadi prioritas utama pemerintah.
“Kalau gedung lama masih bagus dan kuat, kenapa harus bangun yang baru dengan anggaran besar. Sementara masih banyak masyarakat yang kesulitan mencari makan setiap hari,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, negara diharapkan lebih berpihak kepada masyarakat kecil. Anggaran pembangunan dinilai akan lebih bermanfaat apabila dialokasikan untuk program pengentasan kemiskinan, bantuan sosial, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Fenomena ini kembali memunculkan pertanyaan publik mengenai prioritas penggunaan anggaran negara. Banyak pihak berharap kebijakan pembangunan tidak hanya berorientasi pada proyek fisik semata, tetapi juga mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat.
Masyarakat pun berharap pemerintah dapat lebih bijak dalam menentukan prioritas pembangunan, sehingga anggaran negara benar-benar hadir untuk menjawab kebutuhan rakyat, khususnya bagi mereka yang masih berjuang untuk sekadar menyambung hidup.
(Reporter: Meric Lensaone.id)







