Bukan Sekadar MTQ, Camat telanai pura Widdy Frima Hadirkan Lomba Azan untuk Para Lurah

LENSAONE.ID – KOTA JAMBI – Semarak syiar Islam dan kekayaan budaya Melayu berpadu dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-V Tingkat Kecamatan Telanaipura Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di RT 23 Kampung Bugis, Kelurahan Aur Kenali, Sabtu malam (25/7/2026), resmi dibuka oleh Wali Kota Jambi, Dr. H. Maulana, M.K.M.

Pembukaan MTQ berlangsung meriah dan penuh nuansa religius. Tidak hanya menjadi ajang perlombaan seni membaca Al-Qur’an, kegiatan tersebut juga dikemas dengan menampilkan beragam kesenian tradisional Melayu yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Jambi.

Rangkaian pembukaan diawali dengan pembacaan Ummul Qur’an oleh Dr. Nurdin Dihan, dilanjutkan tilawah Al-Qur’an oleh Arnesya Fira Assajda Hasibuan dan pembacaan doa oleh H. Ibrahim Syargawi, A.Ma. Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia, Drs. H. Abdullah Syafi’i.

Kemariahan semakin terasa dengan penampilan kompangan, atraksi silat Debalang Negeri, cakap berbalas khas Melayu, tarian tradisional, hingga lantunan lagu-lagu religi yang dibawakan masyarakat Kecamatan Telanaipura.

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut hadir dalam pembukaan tersebut, di antaranya Ketua TP PKK Kota Jambi, anggota DPRD Kota Jambi, Asisten II Setda Kota Jambi, staf ahli, kepala OPD, Camat Telanaipura Widdy Frima, S.Sos., M.M., unsur Forkopimcam, para lurah se-Kecamatan Telanaipura, ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dan kafilah MTQ.

Dalam kesempatan tersebut, turut dilaksanakan pelantikan Dewan Hakim, Dewan Juri, dan Panitera oleh Camat Telanaipura sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan MTQ ke-V.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa MTQ memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an. Menurutnya, MTQ merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus membentuk karakter masyarakat yang berlandaskan ajaran Al-Qur’an.

“Antusiasme masyarakat dalam setiap penyelenggaraan MTQ menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat Kota Jambi,” ujar Maulana.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap konsep pembukaan MTQ Kecamatan Telanaipura yang dinilai mampu memadukan syiar Islam dengan kekayaan budaya Melayu.

“Penampilan budaya Melayu yang dipadukan dengan syiar Islam malam ini menjadi gambaran bahwa agama dan budaya dapat berjalan beriringan. Nilai-nilai seperti ini harus terus dijaga sebagai identitas masyarakat Jambi,” katanya.

Maulana berharap MTQ dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda agar semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung persiapan Kota Jambi sebagai tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026. Maulana juga menargetkan Kota Jambi mampu meraih prestasi terbaik dan keluar sebagai juara umum.

Sementara itu, Camat Telanaipura Widdy Frima menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pembukaan MTQ ke-V yang berlangsung aman, tertib, dan meriah. Menurutnya, tingginya antusiasme dan partisipasi masyarakat menjadi energi positif bagi panitia untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan MTQ setiap tahunnya.

“MTQ ke-V Kecamatan Telanaipura tahun ini diikuti sebanyak 192 kafilah dari seluruh kelurahan yang akan berkompetisi pada sembilan cabang perlombaan,” ungkap Widdy.

Menurutnya, tahun ini panitia juga menghadirkan inovasi baru berupa lomba azan yang diikuti oleh para lurah. Hasil penilaian lomba tersebut nantinya akan diakumulasikan dengan nilai peserta dari kelurahan masing-masing.

“Inovasi ini merupakan bentuk keteladanan para lurah dalam mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan syiar Islam,” jelasnya.

Widdy menambahkan, pelaksanaan MTQ Kecamatan Telanaipura tahun depan direncanakan digelar di Kelurahan Simpang IV Sipin. Panitia berharap kegiatan tersebut dapat dikemas lebih inovatif, meriah, serta melibatkan partisipasi masyarakat yang lebih luas.

Usai membuka MTQ, Wali Kota Maulana bersama rombongan kemudian meninjau stan bazar yang diikuti seluruh kelurahan se-Kecamatan Telanaipura. Maulana juga menyempatkan diri menyapa masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Kehadiran masyarakat yang antusias hingga akhir acara menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan dalam menyambut MTQ ke-V Kecamatan Telanaipura. Kegiatan tersebut pun tidak hanya menjadi panggung untuk mengagungkan Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, melestarikan budaya Melayu, dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai Islam.

(Reporter: Meric)