DLH Provinsi Jambi Akan Memangil DLH Tajab barat Dan PT PAJ, Atas Keluhan Warga Limbah Menyengat Berbauk

Lensaone.id-Jambi-Menyikapi keluh kesan warga desa RT 09, Desa Suban, kecamatan Batang Asam, kabupaten tanjung Jabung Barat,Perkumpulan Tertib dan Bangkit Jambi kembali lakukan aksi ujuk rasa Di dinas lingkungan hidup Provinsi jambi (6 Maret 2024) terkait Diduga pembuangan limbah di sungai dan pencemaran udara oleh PT.Persada alam jaya (PAJ).

 

Dalam orasi yayan Ketua Perkumpulan Tertib dan Bangkit Jambi menyampaikan kami prihatin terjadi atas dugaan pencemaran udara yang terjadi RT 09, Desa Suban, kecamatan Batang Asam, kabupaten tanjung Jabung Barat,

Untuk Segera mengevaluasi Perizinan PT Persada alam jaya ( PAJ).Warga setempat mengatakan Limbah tersebut berbauk tai kering terkadang dibawa angin yang berhembus kemudian ditambah lagi debu berterbangan memasukin rumah warga dan Warga pun tidak bisa menjemur pakai diluar rumah debu dan kotoran nempel pakain dengan bintik bintik hitam

 

Mangka dari ini kami Perkumpulan Tertib dan Bangkit Jambi.Menyuarakan datang Kedinas DLH provinsi Jambi untuk menyikap keluhan kesan masyarakat Tanjung Jabung Barat.

 

Kita disini memintak Peran DlH Provinsi jambi menindak tegas kita kemaren sudah turun langsung bersam melihat air limbah dan kesan warga tambah lagi dibuang ke sungai tidak jauh dari pemukinan rumah warga.

 

Ditempat yang sama Budi Hermanto Selaku Kabid penindakan DLH Provinsi Jambi mengatakan akan mempasilitasi menyurati dinas DLH Tanjabbar untuk bisa Hadir beserta pihak PT.JJA agar bisa di pertemukan dengan perwakilan masyarakat Perkumpulan Tertib dan Bangkit Jambi bertempat di kantor DLH Propinsi Jambi pada hari Rabu depan.

 

Disini karena bukan wilayah kami wilayah kabupaten.kita dudukan dan akan pangil DlH kabupaten tanjung jabung barat serta PT.PAJ terkait laporan dan keluh kesan masyarakat setempat

 

Kemudian yayan menambah kita tunguh janji DlH provinsi jambi memangil DLH kabupaten dan perwakilan dari PT.PAJ jagan menuguh lama kesianan warga stempat dampak nya membawah penyakit bisa jadi pernapasan dan penyakit lain atas dugaan limbah dan pencemaran udara tersebut “ujar Yayan”.

(Reporter Meric)

Komentar