Janji Politik Ditagih, Hambali Jadi Sorotan Warga Teluk Pandak

Lensaone.id-Bungo-Sejumlah warga Desa Teluk Pandak, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, provinsi Jambi kembali menagih janji politik Gubernur Jambi, H. Al Haris, terkait pembangunan jembatan gantung permanen di desa mereka.Jumat 22 Agustus 2025

 

Hambali, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi yang juga putra asli Teluk Pandak, mengingatkan kembali janji tersebut. Menurutnya, saat kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi lalu, ia pernah menyampaikan kepada masyarakat bahwa apabila Al Haris menang, maka berbagai pembangunan di Kabupaten Bungo akan lebih mudah diwujudkan. Termasuk pembangunan jembatan gantung permanen di Desa Teluk Pandak.

 

“Waktu itu saya sampaikan kepada warga, kalau Pak Al Haris menang, maka pembangunan di Bungo akan lebih mudah, terutama jembatan gantung permanen di Desa Teluk Pandak. Saya berani menyampaikan itu karena saya bagian dari partai pengusung, yaitu Partai Gerindra,” ungkap Hambali.

 

Hambali menegaskan, setelah Al Haris resmi terpilih dan menjadi Gubernur Jambi, masyarakat kini menunggu realisasi janji tersebut. Bahkan, sebagian warga mulai menuntut agar janji yang pernah disampaikan benar-benar diwujudkan.

 

Hal senada juga disampaikan Abu Bakar, salah seorang warga Teluk Pandak. Ia mengaku kecewa karena hingga kini pembangunan jembatan belum terealisasi.

 

“Kami sangat menunggu janji Pak Gubernur. Jembatan di desa ini adalah urat nadi masyarakat. Kalau musim hujan, akses makin susah. Harapan kami, Pak Al Haris bisa segera memenuhi janjinya seperti yang pernah beliau sampaikan,” ujar Abu Bakar.

 

Menurut warga, keberadaan jembatan gantung permanen sangat penting bagi aktivitas perekonomian, pendidikan, hingga akses kesehatan. Anak-anak akan lebih mudah berangkat sekolah, petani bisa membawa hasil panen ke pasar tanpa hambatan, dan warga yang sakit pun bisa lebih cepat mendapat pertolongan.

 

Kini, masyarakat Teluk Pandak berharap Gubernur Jambi bersama jajaran pemerintah provinsi segera memberikan jawaban nyata atas janji yang pernah diucapkan. Mereka menegaskan, kepercayaan masyarakat akan sulit terjaga bila janji itu tak kunjung ditepati.

 

(Reporter: Hendri)