LENSAONE.ID – JAMBI – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Bangau, Kelurahan Tehok, Kecamatan Jambi Selatan, Rabu (28 Januari 2026) sekitar pukul 10.13 WIB. Api dengan cepat membesar dan melahap sejumlah rumah warga.
Mendapat laporan warga, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi bergerak cepat. Hanya berselang tiga menit, tim langsung menuju lokasi dan tiba pada pukul 10.21 WIB, dengan response time delapan menit dari Mako Damkartan.
Berdasarkan laporan resmi Damkartan, kebakaran tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, yakni Vito Venom Hariyanto (24). Sementara pelapor diketahui bernama Mhd Harisandi, warga setempat.
Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, didampingi jajaran pejabat struktural dan unsur komando lapangan. Sebanyak 110 personel diterjunkan dari Pleton Mako, Posyankar Paal Merah, Posyankar Jambi Timur, serta Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar).
Dalam operasi tersebut, Damkartan mengerahkan:
2 unit armada komando
6 unit armada tempur
2 unit armada suplai
Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam, dengan total penggunaan air mencapai 19.500 liter. Api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mencegah kebakaran kembali.
Petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama akses jalan yang sempit dan padatnya warga di sekitar lokasi, yang sempat menghambat mobilisasi armada pemadam.
Untuk mengantisipasi risiko lanjutan, Damkartan berkoordinasi dengan PLN guna memutus aliran listrik, melakukan proteksi bangunan di sekitar lokasi, serta mengimbau masyarakat agar menjaga jarak aman selama proses pemadaman berlangsung.
Seluruh penanganan dilakukan dengan pendekatan 5T, yakni Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Keterangan awal menyebutkan, api sudah dalam kondisi membesar saat pertama kali terlihat warga sebelum dilaporkan ke layanan pemadam kebakaran.
Sebagai tindak lanjut, Damkartan akan melakukan investigasi kerugian serta merekomendasikan pembongkaran bagian atap bangunan yang dinilai berisiko, terutama saat hujan atau angin kencang.
Tidak ada laporan petugas maupun warga lain yang mengalami luka. Seluruh tim pemadam kembali ke pos masing-masing pada pukul 11.55 WIB.
Penanganan kebakaran turut melibatkan unsur lintas sektor, di antaranya PLN, Polda, Polsek Jambi Selatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT setempat, PSC 119, serta Relawan Pemadam Kebakaran.
(Reporter Meric Lensaone.id)








